Dirut Bulog: Bulog Harus Bersih dari Korupsi

Covesia.com – Demi mewujudkan ketahanan pangan Indonesia Direksi Perum Bulog selama masa kepemimpinannya berkomitmen menjalankan manajemen yang sehat dan bersih dari level direksi hingga level karyawan di seluruh gudang Bulog. (baca juga: Jatah Raskin Warga Madura Berkurang Hingga 12 Kg)

Komitmen tersebut disampaikan Dirut Perum Bulog Sutarto Alimoeso pada acara Talkshow KanalKPK, dengan tema “Ketahanan Pangan” ditemani Direktur Gratifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Giri Suprapdiono, sebagaimana ditulis bolog.co.id dilansir covesia.com, Selasa (9/12/2014).

“Kami menerapkan reward dan punishment, komitmen ini kami jalankan dalam menegakkan aturan untuk mewujudkan manajemen yang bersih dan untuk melawan korupsi dan gratifikasi. Kami tidak akan main-main,” kata Sutarto Alimoeso, menegaskan.

Dirut Bulog menyatakan, pihaknya ingin mengembalikan citra Bulog yang sempat terpuruk, menjadi lebih baik lagi dalam mewujudkan ketahanan pangan. Pada kesempatan itu Sutarto menyatakan, semasa kepemimpinannya Bulog sudah memberhentikan 84 orang karyawan yang terbukti melakukan tindakan melanggar hukum, dan kami menuntut klaim ganti rugi.

Sementara itu Direktur Gratifikasi KPK, Giri Suprapdiono mengungkapkan bahwa fokus Komisi Pemberantasan Korupsi KPK pada tahun ini salah satunya adalah Bidang Ketahanan pangan dan Pangan Plus,.Kami melihat komitmen Direksi Perum Bulog dalam menjalankan manajemen dengan bersih harus di sambut baik, dan kita siap membantu untuk laporkan potensi-potensi atau celah yang bisa atau telah terjadi tindakan korupsi di kegiatan operasional pengadaaan, perawatan dan penyaluran di Bulog dan bidang pangan pada umumnya. (cal)

0 Comments

Leave a Comment

fourteen + eight =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password