Menteri Agama: Dua Tantangan Hadapi Tenaga Pendidik Ponpes

Covesia.com – Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin menegaskan ada dua tantangan besar yang dihadapi tenaga pendidik di Pondok Pesantren.

Pertama, meluasnya faham agama atau nilai-nilai keislaman yang mudah sekali mengkafirkan antara yang satu dengan yang lainnya akan berpengaruh kepada pola pikir orang. Kedua, dengan perbedaan khilafiyah (pendapat) orang-orang yang terpengaruh arus globalisasi akan mudah terjangkit penyakit iri hati,” tegas Menteri Agama di aula Asrama Haji Tabing Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (9/12/2014).

Lukman menambahkan, yang harus diwaspadai betul adalah jangan mudah terpengaruh terhadap orang luar yang hendak mengadu domba. “Dengan cara apa? Ya dengan cara mendalami paham keagamaan, membentengi diri dengan iman yang kuat,” tegasnya kepada covesia.com, Selasa.

Menteri Agama juga menyarankan, dengan adanya perkembangan teknologi dan informasi yang sangat cepat kita harus cepat dalam merespon setiap gejala-gejala yang muncul saat ini.

“Dengan adanya tantangan globalisasi kita dituntut untuk lebih menyaring agar arus globalisasi yang semakin cepat ini tidak mempengaruhi pola pikir anak bangsa,” katanya. (def/bim)

0 Comments

Leave a Comment

18 + 15 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password