Operasi Zebra 2014 di Solok Berakhir, 658 Pengemudi Ditilang

Covesia.com – Satuan Lalulintas Polresta Kota Solok Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menilang 658 pengemudi sepeda motor dan mobil selama Operasi Zebra 2014. Adapun kecelakaan lalulintas yang terjadi sebanyak dua kasus, dengan satu orang korban meninggal dunia, satu orang luka berat dan 2 orang luka ringan.

Kasat Lantas Polres Kota Solok, AKP. Heriadi Ismail ketika dikonfirmasi covesia.com, Selasa (9/12-2014) malam mengatakan, dari 658 yang ditilang diantaranya sepeda motor 617 buah.

Mereka melanggar aturan lalulintas karena tidak memakai helm sebanyak 491 pengendara, membawa penumpang lebih dari satu orang 33 pengendara dan tidak memiliki surat-surat kendaraan sebanyak 87 pengendara, kelengkapan pencurian motor dan lain-lain 6 kasus.

Sedangkan kendaraan roda empat yang ditilang sebanyak 39 kasus. Di antaranya, karena bermuatan 7 kasus, melanggar lampu lalulintas 6 kasus, melanggar rambu berhenti dan parkir 1 kasus, tidak memiliki surat-surat dan lain-lain 25 kasus. Satlantas Polres Kota Solok juga menyita barang bukti berupa Surat Izin Mengemudi (SIM) sebanyak 126 buah, STNK 291 buah dan sepeda motor Ranmor 241 buah.

Menurut AKP. Heriadi Ismail, Operasi Zebra 2014 secara serentak di Indonesia sudah berakhir. Dengan berakhirnya Operasi Zebra 2014 dengan sasaran utama helm dan mobil barang yang memuat orang di belakang maka situasi ketertiban lalulintas di Kota Solok sudah dapat dirasakan adanya perubahan. Antara lain pengendara roda dua telah patuh, dengan meningkatnya penggunaan helm saat berkendaraan dan situasi arus lalu lintas yang kondusif.

“Kita akan terus berupaya dan menjaga agar masyarakat selalu peduli akan keselamatannya saat berkendaraan di jalan. Dengan berakhirnya Operasi Zebra 2014 bukan berarti penegakan hukum lantas terhadap pelanggar aturan lalulintas akan berhenti pula,” ujarnya.

Satlantas Polres Kota Solok akan terus menindak sesuai prosedur demi keselamatan semua pihak. Untuk itu ia berharap kepada semua pihak agar selalu patuh karena tujuannya agar pengguna jalan terhindar dari kecelakaan lalulintas yang dapat mengakibatkan meninggal dunia, luka berat serta menimbulkan kerugian materil.

“Kita akan selalu hadir dilapangan demi keamanan, ketertiban dan kelancaran lalulintas,” ujar AKP. Heriadi Ismail. (man/bim)

0 Comments

Leave a Comment

19 + 8 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password