Kebrutalan CIA, Para Tahanan Disiksa dari Dubur

Covesia.com – Teknik penyiksaan oleh CIA terhadap para tersangka teroris Alqaeda
ternyata jauh lebih brutal dibandingkan yang sudah diketahui, tidak
menghasilkan data intelijen yang bermanfaat dan dikelola buruk sehingga
tak bisa menjejak para tahanan, simpul laporan Senat AS seperti dikutip
AFP yang dilaporkan Antara dan dilansir covesia, Rabu (10/12/2014).

CIA juga telah menyesatkan Gedung Putih dan Kongres dengan
klaim-klaim tidak akurat mengenai kegunaan program dalam mencegah
serangan, simpul Komite Intelijen Senat dalam laporan yang menghidupkan
kembali debat mengenai taktik interogasi sepertiwaterboarding (penitisan air ke kepala para tahanan).

Dalam
laporan setebal 500 halaman itu disebutkan bahwa Presiden Barack Obama
sendiri mengakui bahwa tindakan CIA itu kontraproduktif dan bertentangan
dengan nilai-nilai bangsa AS.

Di antara yang diungkap dalam laporan itu adalah seorang agen CIA menggunakanRussian Roulette

(menjudikan satu selongsing peluru pada pistol revolver yang
ditodongkan kepada tahanan) untuk mengintimidasi tawanan, selain teknik
interograsi lain yang tak direkomendasikan seperti menggunakan bor
motor.

Para tahanan juga dihinakan dengan menyiksa dari dubur
yang salah seorang diantarnya mati akibat hipotermia, sedangkan beberapa
lainnya menderita patah tulang.

Direktur CIA John Brennan
membela pengadopsian taktik keras yang diambil semasa pemerintahan
George W. Bush pasca Serangan 11 September 2001, demikian AFP. (lif)

0 Comments

Leave a Comment

five + seventeen =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password