Bakrie Telecom Masih Bisa Bernafas

Covesia.com – Perusahaan telekomunikasi milik Aburizal Bakrie (Ical), Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas versi Bali, masih bisa bernafas lega. Hal ini didapat setelah Pengadilan Niaga, Jakarta, mengesahkan rencana perdamian antara PT Bakre Telecom, Tbk (BTEL) dengan para krediturnya.

Direktur Utama PT Bakrie Telecom Tbk Jastiro Abi mengatakan, putusan Pengadilan Niaga mengenai Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) terhadap PT Bakrie Telecom Tbk memberikan prospek cerah terhadap bisnis perusahaan ke depan.

“Kami menyambut baik putusan ini yang terlaksana berkat dukungan para kreditur. Kami juga sangat mengapresiasi majelis hakim, hakim pengawas dan pengurus yang telah mengawal proses PKPU sehingga berlangsung terbuka dan adil,” kata Direktur Utama PT Bakrie Telecom Tbk, Jastiro Abi di Jakarta, mengutip antara dilasir covesia.com, Kamis (11/12/2014)..

Majelis hakim pengadilan niaga telah mengesahkan rencana perdamaian antara BTEL dengan para krediturnya dalam sidang yang telah dilaksanakan pada 9 Desember 2014 di Pengadilan Niaga Jakarta, Jalan Gajah Mada – Jakarta Pusat.

Pengesahan perdamaian ini merupakan tindak lanjut dari hasil kesepakatan kreditur yang dilaksanakan pada Senin tanggal 8 Desember 2014. Dalam proses voting, mayoritas kreditur menyetujui skema restrukturisasi utang yang diajukan manajemen. Sebanyak 94,5 persen dari 343 kreditur konkuren dan dua kreditur separatis menyetujui rencana perdamaian yang diajukan oleh BTEL.

Jastiro yang didampingi Sekretaris Perusahaan PT Bakrie Telecom Tbk Harya Mitra Hidayat mengatakan, melalui pengesahan (homologasi) terhadap hasil voting tersebut maka proposal rencana perdamaian BTEL terhadap para krediturnya sudah diterima majelis hakim. (ant/cal)

0 Comments

Leave a Comment

4 × two =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password