Jalan Panjang Gugatan PKPU untuk Bakrie Telecom

Covesia.com – Gugatan atau Permohonan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) tterhadap PT Bakrie Telecom, tbk (BTEL) diajukan oleh PT Netwave Multi Media (NMM) pada 23 Oktober lalu. Langkah ini diambil agar terdapat kepastian pembayaran bagi NMM mengingat adanya sekelompok kreditur asing yang tidak dapat divalidasi keabsahannya, yang dikabarkan melakukan proses gugatan terhadap BTEL di Pengadilan New York.

NMM mengajukan permohonan PKPU terhadap BTEL, lantaran BTEL tidak dapat memenuhi kewajibannya untuk membayar biaya perangkat infrastruktur telekomunikasi sebesar Rp 54 juta per bulan terhitung sejak masa sewa tahun 2012 jatuh tempo pada Mei 2014. Netwave menyatakan bahwa Bakrie Telecom telah dua tahun menunggak tagihan utang senilai Rp 4,7 miliar.

Kejadian ini membuat, Bursa Efek Indonesia menghentikan sementara perdagangan saham PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) pada perdagangan Rabu (29/10/2014) menyusul permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang diajukan PT Netwave Multi Media.

Melalui website BEI, bursa memutuskan untuk menghentikan sementara saham BTEL guna menjaga pasar yang teratur dan efisien. Bursa meminta kepada para pemangku kepentingan memperhatikan setiap informasi yang disampaikan Bakrie Telecom.

Sebelumnya, perusahaan telekomunikasi milik Bakrie Group itu menyampaikan bahwa pada 28 Oktober 2014, perseroan telah menerima surat dari Pengadilan Niaga Jakarta Pusat mengenai pemberitahuan adanya permohonan PKPU Netwave Multi Media.

“Kami akan segera mempelajari semua berkas permohonan PKPU yang kami terima dari Pengadilan Niaga Jakarta Pusat dan mengambil langkah yang dianggap baik untuk menanggapi permohonan tersebut dengan memperhatikan kepentingan seluruh kredit dan kelangsungan usaha kami,” kata Harya Mitra Hidayat, Corporate Secretary Bakrie Telekom. (cal)

0 Comments

Leave a Comment

five × two =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password