Pengamat: Hukuman Mati Bukan Pelanggaran HAM

Covesia.com – Penetapan hukuman mati masih menjadi polemik di Indonesia. Banyak pihak yang menilai hal ini merupakan sebuah pelanggaran terhadap Hak Asasi Manusia (HAM), karena hukuman tersebut mencabut hak seseorang untuk hidup yang terdapat dalam UUD 1945 pasal 28A. (Baca: Kejagung Sinyalir Tempat Eksekusi Mati di Nusakambangan)

Namun pengamat Hukum Pidana Universitas Trisakti, Yenti Garnasih menyebutkan hukuman mati bukan merupakan pelanggaran HAM. Ini dikarenakan penetapan hukuman mati yang terdapat dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang proses pembuatannya memerlukan pengkajian yang matang dan mempertimbangkan dari berbagai aspek seperti aspek Agama.

“Hati-hati menyebutkan hukuman mati ini pelanggaran HAM. Penetapan vonis hukuman mati merupakan hasil pertimbangan yang sangat matang,” katanya kepada covesia.com melalui telepon seluler, Jumat (12/12/2014).

Menurut Yenti, kontra terhadap hukuman mati yang berpijak pada hak untuk hidup (right to life) merupakan HAM setiap manusia juga harus mempertimbangkan perbuatan yang dilakukan terpidana yang divonis juga merupakan sebuah pelanggaran HAM.

“Jangan lupa pelaku juga melakukan pelanggaran HAM. Pengedar narkoba merusak generasi bangsa, pembunuh juga dengan semena-mena mencabut hak seseorang untuk hidup,” jelasnya

Doktor pertama bidang pencucian uang di Indonesia ini menambahkan terdapat 60 negara di Dunia yang masih memberlakukan hukuman mati. Salah satunya Amerika yang notabene Negara yang menjunjung tinggi demokrasi. Selain itu jika dikaji secara Agama, Islam juga menetapkan hukum mati. Negara memberlakukan hukum mati terhadap tindak kejahatan yang dilarang oleh Agama.

“Banyak yang beranggapan hukuman mati tidak memberikan efek jera terhadap pelaku. Namun apa mereka bisa menjamin jika hukum ini dihapuskan akan memberikan efek jera bagi pelaku. Tidak ada yang bisa menjamin hal tersebut,” tambahnya. (utr/bim)

0 Comments

Leave a Comment

two × two =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password