Oknum Guru di Kabupaten Limapuluh Kota Dilaporkan

Covesia.com – Ipit, oknum guru SMP di Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat, dilaporkan Lembaga Bantuan Hukum Pergerakan Indonesia (LBH-PI) Sumatera Barat ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Oknum guru tersebut dilaporkan karena melakukan intimidasi melalui perkataan terhadap siswi SMP yang menjadi korban kekerasan seksual-perdagangan anak dan penyalahgunaan Narkoba.

“Hari ini kita sudah melaporkan secara resmi salah seorang oknum guru yang mengajar di Kabupaten Limapuluh Kota ke Kemendikbud. Perbuatan guru tersebut telah memberikan tekanan terhadap korban kekerasan seksual,” ujar Direktur LBH-PI Sumbar, Guntur Abdurrahman kepada covesia.com, Sabtu (20/12/2014).

Dijelaskannya, tindakan oknum guru tersebut tidak dapat ditolerir. Pasalnya atas perbuatannya itu seorang siswi berinisial “CA” (15) yang saat ini menjadi korban dalam kasus seksual-perdagangan anak dan penyalahgunaan Narkoba itu mengalami trauma berat dan nyaris berhenti tak mau melanjutkan sekolahnya.

“Kita tidak membenarkan perbuatan salah seorang guru yang serta merta mengatakan dihadapan teman-teman korban dengan perkataan yang melecehkan, sehingga menimbulkan efek trauma psikis terhadap korban sampai saat ini,” lanjutnya.

Untuk itu, pihaknya menilai perbuatan oknum guru tersebut telah melanggar Hukum dan Hak Anak, sebagaimana yang telah diatur dalam UUD 1945, KUHAP, UU Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, UU Nomor 39 tahun 1999 tentang HAM, UU Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (adi/bim)

0 Comments

Leave a Comment

5 × five =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password