Warga Gunakan Perahu Lihat Rumah

Covesia.com – Musibah benjir membuat jalur Banjaran/Majalaya – Bojongsoang – Buah Batu – Bandung macet oleh kendaraan yang harus merayap melintasi kemacetan itu. Tak hanya itu, untuk sementara warga harus beraktivitas menggunakan perahu untuk menengok rumah mereka. (Baca juga:Ribuan rumah Terendam Banjir di Bandung)

Sebagian bertahan di lantai dua rumah mereka yang sudah terendam banjir. Sedangkan kendaraan masing-masing sudah diungsikan di sejumlah titik yang lebih tinggi dan aman dari terjangan banjir.

“Kami berharap banjir tidak terlalu lama, ini yang ketiga kalinya musim hujan ini,” kata Neni (37) seorang ibu rumah tangga di Baleendah.

Ketinggian banjir hingga Minggu (21/12/2014) belum surut. Di Dayeuhkolot, genangan banjir terjadi di Desa Dayeuhkolot dan Cibodas akibat luapan Sungai Cipalasari, anak sungai Cikapundung. Pengungsian di Kantor Polsek dan Kecamatan Dayeuhkolot.

Banjir juga menggenang areal pesawahan di Ciparay, Rancaekek dan Cicalengka. Namun tidak menimbulkan kerugian karena sebagian besar belum ditanami.

Sementara itu debit air di Sungai Citarum terus meningkat seiring luapan sejumlah anak sungainya yakni Sungai Cinambo, Citarik, Cirasea, Cipamokolan, Cikapundung dan Cisangkuy.

Selain meluap, aliran sungai itu juga mengalirkan sampah plastik dan sejenisnya dari kawasan Majalaya dalam jumlah yang cukup banyak. (ant/cal)

0 Comments

Leave a Comment

20 − 11 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password