Bea Cukai Ringkus Pembawa Shabu-Shabu di Bandara Adisutjipto

Covesia.com – Lagi, penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 4.010,5 gram melalui Bandara Adisutjipto Yogyakarta dapat digagalkan oleh Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Yogyakarta, Minggu (28/12/2014).

Plt Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Tengah dan DIY Nugroho Wahyu Widodo, Senin, (29/12/2014) mengatakan, percobaan penyelundupan sabu tersebut dilakukan dua tersangka yakni TH (23) kelahiran Saka dan J (39) kelahiran Lampung, ujarnya.

“Kedua pelaku ini merupakan penupang pesawat Silk Air dengan nomor penerbangan MI-152 dari Singapura tujuan Yogyakarta yang mendarat di Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta pukul 16.30 WIB. Rute penerbangan sebelumnya dari Guangzhou, Tingkok,” ungkapnya seperti dikutip covesia.com dari laman antara.

Menurutnya, saat dilakukan pemeriksaan dengan infra merah terhadap barang bawaan penumpang, petugas mencurigai adanya bungkusan yang disembunyikan dalam tas/bagasi dengan membuat dinding palsu. “Setelah dilakukan pemeriksaan dengan menggunakan narkotest, hasilnya diduga kuat merupakan narkoba jenis sabu,” katanya.

Ia mengatakan, penumpang berinisial TH dan J serta barang bawaannya kemudian dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Dari hasil pemeriksaan pada koper pertama kedapatan lima tas yang di dalamnya terdapat 10 bungkusan berbentuk kristal seberat 1.925,5 gram, sementara pada koper ke dua kedapatan enam tas yang di dalamnya terdapat 12 bungkusan berbentuk kristal seberat 2.085 gram, sehingga total mencapai 4.010,5 gram,” jelasnya.

Nugroho juga mengatakan, untuk memastikan barang tersebut adalah sabu, pihaknya mengirimkan contoh barang ke Balai Pengujian dan Identifikasi Barang di Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium.

“Dari hasil uji laboratorium diperoleh keterangan bahwa barang tersebut adalah methamphetamine atau sabu yang dalam daftar narkotika golongan I,” katanya. Ia mengatakan, penggagalan penyelundupan narkoba senilai sekitar Rp8,021 miliar ini berkat koordinasi yang baik dengan BNNP DIY, Polda DIY, Lanud Adisutjipto, PT Angkasa Pura I dan Imigrasi Yogyakarta.

“Upaya penyelundupan ini melanggar pasal 102 huruf e, UU no 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan dan UU No 11 tahun 1996 tentang Cukai sebagaimana telah diubah dengan UU No 39 tahun 2007 jo pasal 113 ayat (2) UU Nomor 35 tahun 2006 tentang Narkotika,” jelasnya.(jmb/ant)

0 Comments

Leave a Comment

ten + 13 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password