Mengenal Teknologi Pesawat Airbus AirAsia QZ8501

Covesia.com – Pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan QZ8501 dinyatakan hilang kontak sejak Minggu, (28/12/2014). Hingga kini meskapai penerbangan milik pengusaha Malaysia tersebut belum juga ditemukan.

Pesawat Air Asia yang hilang diproduksi oleh perusahan Airbus Perancis. Pesawat ini dikenal memiliki teknologi canggih.

Berdasarkan data yang dilansir Covesia dari situs resmi Airbus, Senin (29/12), teknologi utama A320-200 adalah sistem kendali digital “fly-by-wire” yang memudahkan pilot mengendalikan penerbangan melalui penggunaan sinyal elektronik dan bukan secara mekanik dengan hendel dan sistem hidraulik. Hal ini berbeda dengan pesaingnya,Boeing 737yang masih menggunakan sistem analog.

Pesawat yang memiliki dua mesin utama ini memberikan informasi mengenai mesin pesawat melalui sistem ECAM, seperti kontrol penerbangan, tekanan, dan hidrolik.

ECAM juga akan memberi peringatan otomatis jika terdapat kerusakan pada mesin dan perangkat pesawat dan membantu memberikan saran.

Keunggulan lain dari pesawat yang juga hemat bahan bakar ini adalah kemampuanRequired Navigation Performance(RNP) yang dapat mengurangi jarak pendaratan sekaligus dapat mengurangi emisi karbon dioksida.

Selain RNP, juga terdapatMicrowave Landing System(MLS) yang dapat meningkatkan kemampuan penglihatan meskipun dalam kondisi visibilitas rendah dan jugaFuture Air Navigation System(FANS) untuk mengotimalkan jalur penerbangan.

Tidak hanya unggul dalam teknologi,pesawat yang memiliki sayap 20% lebih efesien dari desain terdahulu ini juga mengembangkan interior baru sehingga tampilan kabin menjadi baru, seperti mofifikasi rak bagasi dan sistem penerangan. Dengan interior baru ini, berat pesawat berbadan sempit ini menjadi lebih ringan.

(osd/lif)

0 Comments

Leave a Comment

fifteen − thirteen =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password