Masyarakat Cemas Menunggu Kabar Tiga Nelayan yang Hilang

Covesia.com – Ratusan masyarakat Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Provinsi Sumatera Barat menunggu dengan cemas kedatangan tim pencari kapal yang tenggelam di dermawa setempat.

“Ya benar, ratusan masyarakat saat ini berada di dermaga menunggu tim pencari kapal yang berada di tengah laut. Sampai saat ini belum ada informasi mengenai tiga orang nelayan yang hilang tersebut,” kata Camat Sungai Beremas, Yaswirman ketika dikonfirmasi covesia.com, Senin (29/12/2014).

Tim SAR, BPBD Pasaman Barat, para nelayan masih melakukan pencarian di tengah laut. Kondisi gelombang saat ini sudah mulai turun, dan tidak seperti hari sebelumnya yang mencapai hingga empat meter.

Jumlah kapal nelayan yang melakukan pencarian sebanyak 6 buah, ditambah kapal Pol Airud Air Bangis. Sedangkan jumlah tenaga yang melakukan pencairan sekitar 30 orang lebih.

Sementara itu, keluarga korban masih menunggu di rumahnya. Mereka berharap ketiga anggota keluarganya yang hilang di dalam kapal KM Ikan Layar bisa ditemukan.

Sebelumnya, kapal Mesin (KM) Ikan Layar Kecamatan Sungai Beremas Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar terbalik dihantam gelombang. Satu orang ditemukan tewas, dan tiga orang lagi masih dalam pencarian.

Korban yang tewas diketahui bernama Budi (32), nelayan Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas. Tiga orang nelayan yang hilang itu bernama Eri (30) Pian (55) dan Ery (30) yang juga warga Air Bangis.

Nelayan Sungai Beremas pergi melaut dengan dua buah kapal yakni KM Gurita dan KM Ikan Layar pada Rabu lalu ke tengah laut arah selatan yang bernama pulau Gosong Bide. Namun kapal yang kembali ke dermaga hanya KM Gurita.

Masyarakat dan keluarga korban KM Ikan Layar yang berjumlah 4 orang pun panik. Malam itu juga 5 buah kapal nelayan langsung mencari kapal yang diduga dihantam gelombang tersebut. (man/bim)

0 Comments

Leave a Comment

four × four =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password