Sebelum Dikebumikan, Jenazah Nelayan Pasbar Divisum

Covesia.com – Budi (32), nelayan Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat yang meninggal dunia dan ditemukan dalam kondisi terapung di tengah laut Air Bangis, jenazahnya dikebumikan pihak keluarga. Sebelum dikebumikan, jenazah korban sempat divisum.

“Ya benar, jenazah Budi sudah dikebumikan di pandam pekuburan Air Bangis. Sebelum dikebumikan, jenazah korban divisum dulu di rumah sakit terdekat,” kata Camat Sungai Beremas, Yaswirman ketika dikonfirmasi covesia.com, Senin (29/12/2014) sore.

Saat ini Air Bangis sedang berduka, ratusan warga merasa panik di dermaga menunggu informasi dari tim pencari korban. Tim pencari korban sendiri masih melakukan pencarian di tengah laut. Belum ada kabar sampai saat ini tentang nasib tiga orang nelayan yang belum ditemukan.

“Ya benar, ratusan masyarakat saat ini berada di dermawa menunggu tim pencari kapal yang berada di tengah laut. Sampai saat ini belum ada informasi tiga orang nelayan yang hilang tersebut,” Yaswirman.

Tim SAR, BPBD Pasaman Barat, para nelayan masih melakukan pencarian di tengah laut. Kondisi gelombang saat ini sudah mulai turun, dan tidak seperti hari sebelumnya yang mencapai empat meter.

Jumlah kapal nelayan yang melakukan pencarian sebanyak 6 buah, ditambah kapal Pol Airud Air Bangis. Jumlah tenaga yang melakukan pencairan sekitar 30 orang lebih. Sementara itu, keluarga korban masih menunggu di rumahnya. Mereka berharap tiga orang keluarganya yang hilang di dalam kapal KM Ikan Layar bisa ditemukan.

Korban yang tewas diketahui bernama Budi (32) nelayan Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas. Tiga orang nelayan yang hilang itu bernama Eri (30) Pian (55) dan Ery (30) yang juga warga Air Bangis. (man/bim)

0 Comments

Leave a Comment

1 × 2 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password