- Advertisement -
HomeNewsMantan Direktur Geo Dipa Terancam Dijemput Paksa

Mantan Direktur Geo Dipa Terancam Dijemput Paksa

- Advertisement -

Covesia.com – Penyidik Mabes Polri mengancam akan menjemput paksa mantan Direktur PT Geo Dipa Energy, Samsudin Warsa, tersangka penipuan proses tender pembangkit listrik panas bumi di Patuha dan Dieng sekitar Rp4,5 triliun, jika tidak memenuhi panggilan ketiga.

“Sesuai dengan KUHAP penyidik bisa melayangkan surat perintah membawa kalau yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan kembali,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Brigadir Jenderal Polisi Herry Prastowo di Jakarta, Senin (29/12/2014).

Herry mengungkapkan penyidik kepolisian akan menjadwalkan kembali pemanggilan ketiga terhadap tersangka Samsudin setelah pergantian tahun. Jika berhalangan hadir karena alasan sakit, Herry menegaskan pihaknya akan mengirimkan surat perintah membawa untuk memeriksa kesehatan Samsudin oleh tim dokter Mabes Polri.

Herry mengatakan tim pengacara tersangka mendatangi Mabes Polri menyerahkan surat keterangan dari salah satu dokter di Bandung, Jawa Barat, yang menyatakan Samsudin sakit.

Herry menilai penyidik menghargai langkah pengacara tersangka yang menyerahkan surat keterangan sakit sehingga menjadwalkan kembali agenda pemeriksaan selanjutnya. Namun, Herry memastikan proses hukum terhadap Samsudin akan terus berlanjut hingga ke meja persidangan meskipun tim pengacara tersangka berupaya akan menempuh jalan damai dengan pelapor PT Bumigas Energy.

“Apabila tidak cukup bukti, kami hentikan. Sebaliknya, kalau cukup, kami lanjutkan. Artinya, polisi bukan bagian damainya,” ujar jenderal polisi bintang satu itu.

Pengacara tersangka Imam Haryanto menyatakan bahwa kliennya kooperatif dan siap menjalani proses hukum. Namun, saat ini kondisi Samsudin “shock” setelah ditetapkan tersangka sehingga tidak memenuhi panggilan kedua penyidik.

Sementara itu, pengacara PT Bumigas Energy, Bambang Simamora meminta penyidik memeriksa seluruh jajaran pemegang saham PT Geo Dipa Energy karena mengetahui proses tender proyek ilegal tersebut.

Bambang juga mendesak polisi menyelidiki pengaduan laporan soal dugaan pengoperasian PLTP Patuha Pangalengan (Jawa Barat) dan Dieng (Jawa Tengah) secara tanpa izin dan indikasi tindak pidana korupsi.

Pengusutan kasus Samsudin Warsa berdasarkan Laporan Polisi Nomor: TBL/454/XI/2012/Bareksrim tertanggal 6 November 2012, PT Bumigas Energi melaporkan pimpinan PT Geo Dipa Energy dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan. (bim/ant)

- Advertisement -
- Advertisement -
Pilihan Editor
- Advertisement -
Related News
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

1 × one =