Fokus Majukan Sektor Perdagangan, Pariwisata dan Pendidikan

Covesia.com – Pemerintahan Kota Padang di bawah kepemimpinan Mahyeldi optimis memajukan sektor perdagangan, pariwisata dan pendidikan. Keseriusan ini terlihat dari sejumlah kebijakan yang telah dilakukan Pemerintah Kota Padang.

Wartawan covesia.com, Utari Dwi Rahma S, melakukan wawancara Ekslusif dengan Walikota Padang H. Mahyeldi mengenai pembangunan Kota Padang, menjelang pergantian tahun 2014 ke 2015 di kediamannya. Berikut petikan wawancaranya.

Apa fokus dari Pemerintahan Bapak untuk Kota Padang kedepannya?

“Pada periode pemerintahan saya untuk Kota Padang akan berfokus dalam pengembangan sektor perdagangan, pariwisata, dan pendidikan sebagaimana tertuang dalam visi dan misi saya.”

Apa yang telah Bapak lakukan untuk rencana tersebut sejauh ini?

“Untuk pendidikan kita sudah menggratiskan biaya pendidikan. Dari SD hingga SMA kita sudah gratiskan. Untuk pariwisata sendiri kita sudah fokus untuk lima tahun ke depan untuk Pantai Aia Manih, Kota Tua dan Gunung Padang menjadi kawasan Wisata terpadu terpadu (KWT).”

Selain KWT apa yang Bapak lakukan untuk memajukan sektor pariwisata di Kota Padang?

“Kita juga akan memberi peluang untuk para investor seperti pembangunan hotel. Hingga saat ini sudah ada 7 investor yang ingin mengajukan perizinan untuk pembangunan hotel, dan kita akan izinkan itu terutama hotel-hotel berbintang empat. Selain itu kita pacu Peraturan Daerah (Perda) tentang kebersihan sehingga di tahun depan Kota Padang berubah dan dapat mendukung sektor pariwisata.”

Apa alasan Bapak untuk memajukan sektor pariwisata ini?

“Kita punya potensi untuk mengembangkan pariwisata. Tidak hanya itu hidupnya sektor pariwisata juga akan memberi geliat bagi perekonomian masyarakat.”

Bagaimana cara Bapak mengembangkan sektor perdagangan di Kota Padang?

“Kalau dalam segi perdagangan, kita berusaha untuk memajukan generasi muda untuk menjadi enterpreneur, kan gak mungkin semua orang menjadi PNS. Apalagi disambut dengan MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) di tahun 2015, mau tidak mau kita harus siap sehingga kita juga menjadi pelaku bukan hanya pembeli.”

Bagaimana untuk pedagang-pedagang kecil di Kota Padang?

“Selain itu kita juga akan memberdayakan pasar tradisional. Kita pertahankan Pasar Raya Padang, kita bangun. Sekarang kita juga sedang mengembangkan Pasar Lubuk Buaya sehingga pedagang kecil juga tetap sejahtera.”

Bagaimana peranan Pemerintah Pusat dalam pembangunan daerah?

“Sumatera Barat termasuk yang dipinggirkan dalam pembangunan Nasional dan itu terbukti dengan rencana pembangunan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang, Sumbar tidak dapat itu. Kita tidak tau ini disengaja atau tidak yang jelas kita tidak dapat. Namun kita sedikit terhibur dengan adanya tol laut sehingga ada 24 pelabuhan yang akan diperbaiki dan termasuk Teluk Bayur.

Seberapa optimis Bapak dalam memajukan Kota Padang?

“Suku Minang yang populasinya kurang dari 10% dari warga Indonesia, namun eksistensinya melebihi jumlahnya. Jadi orang Sumatera Barat ini sudah dari dahulu telah menjadi agen perubahan di Indonesia. contohnya saja otonomi daerah itu dicetus oleh Sumatera Barat. Jadi saya sangat optimis dengan ini.” (utr/bim)

0 Comments

Leave a Comment

fifteen + 20 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password