Cuaca Buruk, Pasokan Ikan Sasak Kosong

Covesia.com – Pasokan ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sasak Ranah Pasisia, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) mengalami kekosongan lantaran ratusan nelayan tidak berani melaut akibat cuaca buruk di perairan Sasak.

Kelangkaan pasokan ikan di TPI Sasak ini sudah terjadi sejak beberapa hari lalu akibat cuaca buruk. Dampak tidak melautnya ratusan nelayan Sasak akibat gelombang tinggi itu menyebabkan perekonomian mereka terancam karena tidak memiliki pendapatan.

Dari pantauan covesia.com, pasokan ikan di TPI Sasak mengalami kekosongan. Kalaupun ada, pasokan ikan itu berasal dari daerah Sibolga Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Akibat minimnya pasokan ikan itu menyebabkan harga ikan naik dari biasanya. Seperti ikan tongkol contohnya, yang biasanya Rp12 ribu perkilogram kini menjadi Rp20 ribu perkilogram.

Salah seorang anggota Asosiasi Nelayan Sasak (AMS), Endra Yama kepada covesia.com, Selasa (30/12/2014) mengatakan ekonomi nelayan di Kecamatan Sasak Ranah Pasisia lumpuh menyusul tidak bisanya mereka melaut karena cuaca buruk disertai gelombang laut yang tinggi.

“Gelombang laut di perairan Sasak dalam seminggu terakhir mencapai empat meter. Akibatnya, para nelayan tidak bisa melaut karena takut bahaya yang akan mengancam keselamatan mereka. Para nelayan pun hanya bisa menunggu dan tidak bisa mencari nafkah,” kata Endra.

Dia menjelaskan, akibat cuaca buruk itu sekitar 342 orang nelayan di Sasak tidak bisa melaut. Biasanya kalau cuaca baik, minimal ikan yang masuk ke TPI Sasak berkisar satu ton setiap hari. Saat ini tidak ada ikan yang masuk ke TPI.

“Bagi nelayan yang tidak bisa melaut terpaksa hanya bisa mengandalkan penghasikan yang diperoleh minggu lalu. Kami berharap cuaca kembali baik sehingga para nelayan bisa melaut dan menghasilkan pendapatan,” pintanya. (man/bim)

0 Comments

Leave a Comment

seven − one =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password