Cuaca Buruk Menghadang Tim Penyelamat

Covesia.com – Upaya evakuasi yang dilakukan Tim Penyelamat bagi korban penumpang pesawat AirAsia QZ8501 di Selat Karimata mengalami kendala berupa hadangan cuaca buruk.

“Kemarin sudah kami kerahkan 15 perahu nelayan, tiap perahu ada dua anggota kami tapi tidak sanggup karena gelombang sangat tinggi. Hari ini sekitar 50 orang termasuk tim penyelam,” kata Danrem 102 Panju-Panjung Kolonel (Kav) Sulaiman Agusto di Pangkalan Bun, Rabu pagi (31/12/2014).

Pantauan di lokasi, tim gabungan yang disiapkan berangkat dari posko di Pantai Kubu sudah dihadang cuaca buruk sehingga tidak dapat melakukan evakuasi korban.

Di posko terlihat beberapa ambulans juga telah disiapkan. Tim kemudian dibawa ke tugboad menggunakan kapal jenis RBB yang disiapkan TNI.

Sedikitnya tiga tugboad yang disiapkan membawa tim ke KRI Bung Tomo, salah satunya tugboad TB Sanggora yang dijadikan pusat koordinasi antartim di tugboad.

Tim juga membawa personel penyelam untuk mengevakuasi jenazah. Awan gelap diikuti hujan ringan terlihat menyelimuti kawasan kapal saat melakukan persiapan.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari tim tentang berapa banyak jenazah yang sudah ditemukan dan akan dievakuasi.

Skema rute evakuasi juga belum disampaikan kepada wartawan yang melakukan peliputan evakuasi di kapal.

Informasi yang didapat, jenazah rencananya dibawa ke Pantai Kubu, kemudian diangkut ke bandara untuk diterbangkan ke Surabaya.

Tim evakuasi korban mulai bergerak sekitar pukul 06.00 WIB dari Pantai Kubu menuju lokasi penemuan korban yang diperkirakan membutuhkan waktu tempuh sekitar tiga jam lebih.(ant/cal)

0 Comments

Leave a Comment

4 + 8 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password