Taiwan Bebaskan Xiaomi cs Dari Tuduhan Pelanggaran UU

Covesia.com – Xiaomi, ponsel pintar dengan harga kompetitif, telah dituduh melanggar privasi data. Pada Agustus, perusahaan itu meminta maaf dan mengatakan, akan mengubah fitur standar.

Kini, pihak berwenang Taiwan mencabut dugaan pelanggaran undang-undang perlindungan data lokal yang sebelumnya dituduhkan terhadap merek ponsel asal Tiongkok Xiaomi dan ponsel pintar lainnya.

Komisi Komunikasi Nasional (NCC) dalam laporan penyelidikan yang dimulai September mengatakan seluruh 12 merek ponsel diuji, termasuk handset yang dijual Apple Inc, Samsung Electronics Co Ltd dan LG Electronics, dan tidak ada pelanggaran, seperti dilansir Reuters.

Penyelidikan juga dilakukan terhadap handset buatan Huawei Technologies Co Ltd dan ZTE Corp asal Tiongkok. Langkah Taiwan melakukan penyelidikan karena negara itu semakin sadar akan ancaman keamanan cyber dari Tiongkok.

Pada September, Taiwan mulai melakukan tes independen pada ponsel Xiaomi setelah laporan media mengatakan bahwa beberapa model otomatis mengirimkan data pengguna kembali ke server perusahaan di daratan Tiongkok.

Penyelidikan kemudian diperluas mencakup handset lokal dan asing.

Laporan NCC mengatakan handset lain yang sudah diperiksa dan dibebaskan dari tuduhan adalah yang dibuat oleh perusahaan-perusahaan lokal HTC Corp, Asustek Computer Inc, Far EasTone Telecommunications Co Ltd, Taiwan Mobile Co Ltd dan merek asal Amerika Serikat InFocus Corp, yang handsetnya dibuat oleh Taiwan Co Hon Hai Precision Industry Ltd.

(ant/zik)

0 Comments

Leave a Comment

5 × 2 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password