Djan Faridz Dianulir sebagai Ketua Umum PPP

Jakarta – Keterpilihan Djan Faridz sebagai Ketua Umum (Ketum) DPP PPP, Jumat (31/10/2014) malam, dianulir. Sekretaris DPC PPP Situbondo Sunardi Muhid mengatakan penganuliran tersebut dikarenakan pemilihan tersebut tidak sesuai dengan agenda sidang.

“Pemilihan semalam itu dianulir. Semalam itu pandangan umum DPW, bukan keputusan paripurna,” kata Sunardi disela-sela acara Muktamar VIII PPP di Jakarta, Sabtu (1/11/2014).

Padahal, menurutnya, pandangan itu dilontarkan DPW untuk menyikapi laporan pertanggungjawaban DPP PPP 2011-2014, bukan merupakan pandangan resmi paripurna pemilihan ketua umum. Mayoritas DPC PPP sendiri menginginkan tercipta forum pemilihan ketua umum yang demokratis, bukan aklamasi.

Muktamar VIII PPP di Jakarta ricuh karena pimpinan sidang secara sepihak memutuskan Djan Faridz terpilih secara aklamasi berdasarkan pandangan segelintir perwakilan DPW PPP.

Dia menyampaikan pasca-menganulir keterpilihan Djan Faridz, saat ini agenda muktamar kembali berlangsung sebagaimana dijadwalkan, dimana sedang dilaksanakan perumusan AD/ART partai. Selanjutnya akan dilakukan rapat pleno, lalu perumusan tata tertib sidang.

“Setelah itu baru pemilihan ketua umum. Nanti baru ditentukan apakah memang dengan musyawarah, voting atau aklamasi,” ujar Sunardi.

Dia mengatakan nama-nama calon ketua umum PPP yang berkembang sejauh ini antara lain Djan Faridz, Ahmad Yani, Ahmad Muqowam, serta Dimyati Natakusumah.(ant/ary)

0 Comments

Leave a Comment

six + ten =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password