Antemortem dan Postmortem, Dua Data untuk Indetifikasi Korban

Covesia.com – Pasca ditemukannya beberapa jenazah penumpang pesawat Airasia QZ-8501 di sekitar Selat Karimata, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, tim Disaster Victim Identification (DVI) mulai bekerja untuk mengindentifikasi identitas korban.

Mengidentifikasi korban tentunya bukan hal yang mudah. Untuk itu, secara umum dibutuhkan dua data untuk mengindetifikasi korban tersebut yakni antemortem dan post mortem.

Anda tentu sudah sering mendengar kedua istilah tersebut, namun bisa jadi Anda masih bingung memahaminya. Identifikasi menjadi penting karena untuk memberikan kepastian pada keluarga korban. Selain itu, keputusan bersama Menkes dan Kapolri nomor 1087/Menkes/SKB/IX/2004 No.Pol.Kep/40/IX/2004 tanggal 29 September 2004 juga mengatur hal tersebut.

Dilansir covesia.com dari Encyclopedia, Kamis (1/1/15), data antemortem adalah data-data korban sebelum meninggal dan data postmortem adalah data-data korban setelah meninggal.

Data antemortem biasanya didapatkan dari keluarga, ataupun dari instansi di mana korban pernah berhubungan dengan instansi tersebut semasa hidup.

Misalnya pihak keluarga memberikan data fisik berupa salinan kartu kepala keluarga, menyebutkan umur, warna kulit, ciri fisik seperti sidik jari, tanda lahir atau susunan gigi berdasarkan data dari dokter gigi jika yang bersagkutan pernah melakukan pemeriksaan gigi.

Lalu, data postmortem bisa didapat dari personal identification. Jika data tersebut masih belum cukup untuk melakukan identifikasi, maka langkah selanjutnya dengan memeriksa dan mencocokkan DNA korban dan DNA kerabat dekat yang memiliki hubungan darah.

Setelah proses antemortem ini lengkap, datanya akan dicocokan dengan data postmortem. Bila sudah cocok, tim DVI akan menyimpulkan identitas korban. Dalam proses identifikasi ini, dibutuhkan ketepatan dan kecepatan agar identifikasi berjalan sukses. (osd/bim)

0 Comments

Leave a Comment

11 − three =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password