Cuaca Sering Berubah Proses Evakuasi Terhambat

Covesia.com – Kondisi cuaca yang sering berubah-ubah menghambat proses evakuasi yang dilakukan oleh Tim Basarnas di lokasi evakuasi.

“Saat ini kondisi cuaca memang tidak dapat ditebak, kadang badai, namun sebentar bisa berubah jadi cerah,” kata Manotar Napitulu, Penasehat Federasi Pilot Indonesia, Jumat (2/1/2015).

Untuk membantu proses evakuasi, Angkatan Udara mengerahkan 17 Tim dan 29 Tim dari Angkatan Laut.

Dikutip dari salah satu TV swasta, Tim Basarnas bersiap siaga di Pangkalan Bun untuk membantu proses evakuasi yang dibantu oleh KRI Banda Aceh.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Pangkalpinang memperingatkan kondisi cuaca buruk yang bakal terjadi di perairan Bangka Belitung pada Sabtu (3/1/2015).

“Berdasarkan pantauan BMKG, cuaca buruk tersebut berpotensi terjadi di perairan utara Bangka, Selat Karimata bagian utara, dan Selat Gelasa,” kata staf Koordinator Unit Analisa Kantor BMKG Pangkalpinang, Evi Diana Prihatiningsih di Pangkalpinang, Jumat.

Ia mengatakan, cuaca di perairan itu diprakirakan akan turun hujan dengan intensitas ringan dengan ketinggian gelombang laut mencapai hingga empat meter disertai angin dengan kecepatan mencapai 45 kilometer per jam dari Barat menuju Utara.

Dengan kondisi cuaca yang kurang bersahabat sekarang ini, kata Evi, pihaknya mengimbau agar nahkoda kapal dan nelayan untuk lebih meningkatkan kewaspadaan karena ketinggian gelombang disertai angin yang cukup kencang dikhawatirkan akan menyebabkan kecelakaan laut.

“Kita minta kepada para pengguna jasa laut untuk berhati-hati apabila melewati perairan ini mengingat gelombang tinggi ini dapat mengancam keselamatan,” katanya.

Ia menambahkan, gelombang tinggi juga berpeluang terjadi di perairan Babel lainnya yakni di Selatan Bangka dengan ketinggian mencapai 2,5 meter dengan kecepatan angin berkisar antara 15-43 kilometer per jam.

“Sedangkan kondisi gelombang laut di selat Bangka mencapai ketinggian dua meter dengan kecepatan angin berkisar antara 11 hingga 35 kilometer per jam,” kata Evi.

Sementara itu, peluang hujan masih berpotensi terjadi di daratan Babel dengan intensitas ringan hingga sedang.

“Hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di enam dari tujuh kabupaten/kota di Babel yakni Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung dan Kota Pangkalpinang sedangkan curah hujan dengan intensitas sedang hanya berpotensi terjadi di Kabupaten Belitung Timur,” ujarnya. (def/bim)

0 Comments

Leave a Comment

15 + 14 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password