Mantan Anggota Kelompok Radikal Yunani Ditangkap

Covesia.com– Christodoulos Xiros, mantan anggota kelompok radikal sayap kiri Yunani yang sempat menjadi buronan Polisi setempat berhasil ditangkap pekan ini. Christodoulos Xiros juga telah merencanakan serangan bersenjata ke penjara utama Yunani.

Diketahui sebelumnya, Christodoulos Xiros, merupakan bagian dari anggota gerakan 17 November dan menargetkan sasaran penyerangan ke penjara Korydallos yang terkenal memiliki sistem keamanan yang tinggi. Bahkan tak tanggung-tangung, agar serangan tersebut lancar, ia menggunakan delapan senapan Kalashnikov, granat berpeluncur roket, beberapa kilogram bahan peledak dan bahan-bahan pembuat bom

“Pihak kepolisian Yunani berhasil menggagalkan serangan besar ke jantung sistem penjara Yunani,” ujar Menteri Keamanan Publik Vassilis Kikilias.

Atas keterlibatannya dalam serangan bersama dengan gerakan 17 November itu, Xiros dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Dalam masa hukuman nya, Januari 2013 saat perayaan pergantian Tahun Baru selama sembilan hari, Xiros berhasil kabur.

Namun pelarian Xiros tak lama, Polisi Yunani kemudian berhasil menangkap kembali pada Sabtu saat ia tengah mengendarai sepeda motor sambil membawa pistol di pinggiran ibu kota Yunani. Xiros menyerah tanpa perlawanan.

Dimitrios Tsaknakis, kepala kepolisian Yunani, para petugas berhasil menemukan barang bukti berupa “teks yang menjelaskan tentang rencana untuk mendekati dan melarikan diri, serta rute alternatif” penjara di rumah tempat Xiros tinggal selama beberapa bulan terakhir, bahkan polisi pun juga menemukan senjata di sana.

Sebelum dibubarkan pada 2002, di Yunani, gerakan 17 November merupakan salah satu organisasi sayap kiri yang dikenal paling keras. Mereka mengklaim bertanggung jawab atas 23 pembunuhan selama rentang 27 tahun, termasuk pembunuhan kepala CIA di Athena, Richard Welch, pada 1975.

(ant/anr/lif)

0 Comments

Leave a Comment

19 + 6 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password