Tersedia Ruang Fiskal Rp 230 Triliun, Pemerintah Segera Ajukan RUU APBN-P

Covesia.com – Pemerintah berencana akan menyerahkan Rancanagan Undang-undang (RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015 pekan mendatang. Ini diajuakan karena negara memiliki ruang fiskal tambahan, Senin (12/1/2015).

“Kita rencana ajukan pekan depan, soalnya menunggu masa sidang DPR yang menurut rencana dilakukan Senin (12/1/2015), kata Menteri Keungan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro yang dilansirsetkab.go.id, Senin (5/1/2015).

Menurutnya pemerintah telah menyelesaikan penyusunan draf RAPBN-P 2015 dan selanjutnya akan dilaporkan ke Presiden terlebih dahulu. “Kita sudah selesaikan semuanya, tapi sebelum ke DPR untuk disetujui kita kasih ke Presiden dulu,”paparnya.

Sebelumnya APBN 2015 telah disetujui oleh DPR RI pada (29/9/2014) lalu. Anggaran ini disusun dengan asumsi makro mpertumbuhan ekonomi 5,8%, inflasi 4,4% pada nilai tukar rupiah Rp11.900/USD.

Sementara dari sisi belanja negara dianggarkan sebesar Rp 2.039,5 triliun, pendapatan Rp 1.793,6 triliun, sehingga terjadi defisit anggaran sebesar Rp 245,9 triliun atau 2,21 persen PDB.

“Itu hitungan di APBN yang disetujui september lalu. setelah kita hitung kembali ternyata kita memiliki ruang fiskal Rp 230 triliun yang bisa dipergunakan untuk memperkuat APBN 2015. Jadi kita ajukan lagi RAPBN-P,”jelasnya.

Dia juga menambahkan pengajuan RAPBN-P ini dikarenakan negara memiliki ruang fiskal Rp 230 triliun yang bersumber dari penerimaan peningkatan pajak, pengalihan subsidi BBM, dan turunnya harga minyak dunia yang diyakini dapat memperkuat APBN 2015.

(utr/lif)

0 Comments

Leave a Comment

nine − three =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password