Kedutaan Amerika Peringatkan Warganya di Surabaya

Covesia.com – Kedutaan besar Amerika di Indonesia tetap keukeh memasang peringatan di situsnya tentang kemungkinan ancaman serius ISIS terhadap hotel-hotel dan bank-bank yang sering dikunjungi orang Amerika di Surabaya.

Pihak kedutaan Amerika di Jakarta menilai gerakan separatis kelompok intoleran, ISIS, saat ini juga melakukan pergerakan di kota kedua terbesar di Indonesia tersebut. Salah satu staf kedutaan Amerika di Jakarta, mengatakan, pihak kedutaan menerima informasi adanya ancaman tersebut.

“Di dalam website kami sudah tampilkan pengumuman sejak Sabtu (3/1) lalu, Kedutaan Besar Amerika, meminta agar warga negaranya waspada dan menghindari tempat-tempat umum seperti Bank, Bar, Swalayan dan Hotel di Surabaya. Hal ini untuk keamanan warga Amerika dari ancaman,” ucap salah seorang staf kedutaan Amerika yang tidak ingin di publis identitasnya, Selasa (6/1/2015) sore, di Jalan Jaksa Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Sekalipun telah dikeluarkannya statemen Kapolri Jendral Sutarman beberapa waktu lalu, soal situasi Kota Surabaya kondusif dan aman, namun pihak kedutaan AS tidak ingin memberi jawaban. Bahkan peringatan travel warning dalam website resmi US Ambecy (kedutaan AS) masih tetap terpajang sampai sekarang.

“Persoalan kebijakan semua ada pada pihak yang incharge, berwenang,” tambahnya. Kedutaan besar Amerika juga menghimbau orang Amerika yang datang atau tinggal di Indonesia agar mendaftarkan diri dan memantau situs kedutaan itu terkait peringatan perjalanan.

Sekalipun demikian, wisatawan Australia, Merylne (29) yang tengah menghabiskan waktu liburannya di Lombok Nusa Tenggara Barat, mengatakan tidak merasa terancam dan kuatir terhadap isue yang tengah berkembang.

“Saya setiap tahun ke Indonesia, saya kenal budayanya, saya rasa secure, tidak ada masalah. Waspada pasti, tapi paranoid tidak akan,” ujar Merlyne saat di Kebon Siri Jakarta Pusat. (pjr/bim)

0 Comments

Leave a Comment

4 + 10 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password