Mahmoud Abbas: Palestina Hadapi Ancaman Sejak Upaya Masuk ICC

Covesia.com – Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Selasa (6/1/2015) menyebutkan, pemimpin Palestina telah menghadapi ancaman dan tekanan sejak upayanya belum lama ini untuk bergabung dengan Mahkamah Pidana Internasional (ICC).

“Setelah kegagalan di Dewan Keamanan PBB, kami memutuskan untuk menyampaikan keluhan ke mahkamah terbesar di dunia, meskipun kami menghadapi tekanan dan ancaman yang masih berlangsung,” kata Abbas, sebagaimana dilaporkan Antara, Rabu (7/1/2015).

Namun, katanya, itu kami lalukan dalam rangka mempertahankan tanah kami. Pernyataan tersebut dikeluarkan saat Abbas menjelaskan kepada para pemimpin, ayah dan tokoh agama dari Kristen Ortodoks Palestina di Bethlehem, Tepi Barat Sungai Jordan. Mereka sedang merayakan Natal berdasarkan kalender mereka.

Dua pekan sebelumnya, Jordania –melalui kerja sama dengan palestina– mengajukan rancangan resolusi, yang didukung oleh Liga Arab –yang menyerukan diakhirinya pendudukan Israel paling lambat sampai 2017.

Abbas menyatakan Palestina ingin ke Dewan Keamanan “sebab kami merasa kecewa dengan semua upaya yang dilancarkan untuk mencapai penyelesaian … Jadi kami mengajukan permohonan kepada masyarakat internasional tapi bukan untuk kekerasan atau pembunuhan”.

“Kekerasan buka kebijakan kami,” kata Abbas. Ia menambahkan, “Kami mengajukan kepada dunia dan lembaga diplomatik dan politik untuk meraih hak kami dan memperoleh hak untuk menentukan nasib sendiri bagi rakyat kami yang hidup di bawah pendudukan selama enam dasawarsa.” (ant/cal)

0 Comments

Leave a Comment

sixteen − one =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password