Ketua DPD RI Kecam Serangan Terhadap Majalah Penghina Nabi Muhammad SAW

Covesia.com – Aksi penembakan yang dilakukan oleh sekelompok orang terhadap Majalah Charlie Hebdo yang menewaskan 12 orang mendapat kecaman dari berbagai pihak.

Di Indonesia,Ketua DPD RI, Irman Gusman, juga ikut mengutuk serangan tersebut, karena telah menodai prinsip-prinsip kemanusiaan, demokrasi dan kebebasan pers.

“Atas nama pribadi dan Ketua DPD RI, Saya menyampaikan duka kepada keluarga korban, pemerintah Perancis, dan seluruh warga negara Perancis. Kami mengutuk aksi kekerasan dan anti-kemanusiaan itu,” ungkap Irman di gedung DPR RI, Jakarta, Kamis, (8/1/2015).

Kronologis kejadian ini berawal dari Sebuah aksi bersenjata di kantor pusat majalah satir “Charlie Hebdo” di Paris, Perancis, Rabu, (7/1/2015) yang menyebabkan 12 orang tewas.

Karena, Majalah Charlie Hebdo beberapa kali mempublikasi beberapa konten yang dinilai menghina Nabi Muhammad SAW dan umat Islam.

Irman juga akan mengirim surat sebagai tanda keprihatinan kepada rakyat Perancis melalui Kedutaan Perancis di Indonesia dan Ketua Majelis Tinggi Perancis.

Irman juga mengatakan, dari berbagai komentar dan kecaman dari pemimpin dunia menunjukkan bagaimana dunia tak memberi tempat dan toleransi terhadap bentuk kekerasan apapun.

Dia juga berharap, agar pihak berwenang di Perancis menelaah lebih jauh apa latar belakang dan akar masalahnya mengapa sekompok orang berbuat senekat itu.

“Mungkin saja gaya pemberitaannya cenderung menyerempet keyakinan-keyakinan atau jati diri golongan-golongan tertentu.

Bila ini terus menerus bisa saja menimbulkan rasa permusuhan, ketidaksukaan, atau keputusasaan orang per orang atau kelompok. Artinya, kita harus membungkus kebebasan pers itu dengan nilai-nilai etika, dan penghormatan terhadap semua keyakinan yang dianut oleh masyarakat,” tukasnya.(job/ant)

0 Comments

Leave a Comment

10 + two =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password