MUI Kutuk Keras Aksi Penyerangan Kantor Charlie Hebdo

Covesia.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengutuk keras penyerangan dan penembakan terhadap kantor Media Charlie Hebdo di Paris yang menewaskan 12 orang.

“MUI mengutuk keras aksi penyerangan tersebut. Pelaku yang menyerang sambil meneriakan yel-yel berbau Islam jelas tidak di benarkan. Islam anti kekerasan,” ujar Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amidan, kepada covesia di Jakarta, Kamis (8/1/2015).

Menurut Amidan, agama islam damai dan anti kekerasan. Jika ingin berjuang atau memperjuangkan sesuatu, harus dengan cara damai. “Melakukan tindakan kekerasan merupakan hal yang salah. Semua umat muslim di Paris setidaknya lebih mengetahui bagaimana kondisi di sana,” kata Amidan.

MUI menghimbau agar semua umat muslim di Paris bisa menjaga kesucian Islam. “Jangan mudah terprovokasi oleh pihak lain. Jelas tujuan mereka adalah tidak benar,” tegas Amidan.

Sebelumnya diberitakan, tiga orang pria bersenjata secara membabibuta menembaki kantor Charlie Hebdo di Paris. Dalam penyerangan tersebut 12 orang tewas termasuk Pemimpin Redaksi Mingguan Charlie Hebdo, Stephane Charbonnier dan tiga kartunis.

Aksi tersebut sebagai bentuk balasan karena sebelumnya, majalah itu telah menarik kontroversi dengan menerbitkan kartun satir Nabi Muhammad SAW, suatu yang tabu bagi ummat Islam.

(jon/lif)

0 Comments

Leave a Comment

one × three =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password