2015 Tahun Politik, Bambang: Tensi Dua Koalisi Dorong Potensi Korupsi

Covesia.com – Komisi Pemberantasan Korupsi menilai bahwa pada 2015 masih menjadi tahun politik karena adanya rencana pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada tahun tersebut.

“Satu hal yang penting adalah tahun ini tetap tahun politik,” kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto di Jakarta, Kamis. Indikatornya menurut Bambang adalah pelaksanaan pilkada serentak pada 2015.

Sejauh ini melalui Komisi Pemilihan Umum (KPU) direncanakan pelaksanaan pilkada serentak untuk 204 daerah digelar pada 16 Desember 2015.

Jumlah tersebut sesuai Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 yang diterbitkan Susilo Bambang Yudhoyono saat menjadi presiden ketika itu dan mengatur tentang pilkada serentak pada daerah yang masa jabatan pemerintahannya habis pada 2015.

Dengan begitu, terbuka kemungkinan terjadinya pilkada tidak langsung yang menurut Bambang juga membuka kemungkinan terjadi tindak pidana korupsi yang lebih besar lagi.

“Yang mengerikan kalau pilkada tidak langsung. Sementara tensi antara dua koalisi itu masih terjadi, jadi bisa mendorong potensi korupsi yang luar biasa apalagi kalau terjadi segregasi sosial di masyarakat,” ungkap Bambang.

(ant/zik)

0 Comments

Leave a Comment

eighteen − four =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password