Miris, Ribuan Sekolah di Sumbar Belum Terakreditasi

Covesia.com – Dalam pertemuan antara Badan Akreditasi Provinsi Sekolah/ Madrasah (BAP SM) dengan Komisi V DPRD Sumbar, Jumat (9/1), terungkap bahwa saat ini tercatat sebanyak 1.886 sekolah di Sumbar belum terakreditasi atau masa berlaku yang sudah habis.

Ketua Badan Akreditasi Provinsi Sekolah/Madrasah (BAP SM) Sumbar, Sufyarma Marsidin, menyebutkan, bahwa lembaga akrteditasi pendidikan di Sumbar telah dilaksanakan sejak tahun 2010 silam. Namun saat ini, dari total 4.987 sekolah yang sudah dilaksanakan proses akreditasi, 1.886 diantaranya belum terakreditasi atau masa berlaku yang sudah habis.

Sejak 2010 lalu, lanjut Sufyarma Marsidin terdata sekolah yang sudah terakreditasi sebanyak 2.806 untuk SD, 103 MI, 663 SMP, 377 MTs, 261 SMA, 188 MA, 557 SMK dan 32 untuk SLB, sementara untuk yang belum terakreditasi hingga saat ini berjumlah 1.384 untuk SD, 59 MI, 111 SMP, 27 MTs, 14 SMA, 34 MA, 153 SMK dan 104 untuk SLB.

“Kendala utama kondisi ini terletak pada kelemahan dalam sistem pelaksanaan akreditasi itu sendiri, terlebih lagi pada persoalan tenaga pendidik dan sarana pendidikan hingga perizinan. Diharapkan, DPRD Sumbar dalam hal ini mampu mendorong pemerintah daerah agar dapat segera menyelesaikan persoalan terkait akreditasi tersebut,” papar, Sufyarma Marsidin.

Menanggapi itu, Mochklasin, Ketua Komisi V DPRD Sumbar menyebutkan, jika akreditasi sekolah merupakan hal pokok dalam pencapaian kualitas pendidikan di Sumbar, maka dengan itu DPRD Sumbar akan berupaya mendorong pemerintah daerah untuk segera menuntaskan dan mencari solusi terhadap persoalan tersebut, disamping juga mengupayakan anggaran di sektor pendidikan.

“Diharapkan lembaga-lembaga pendidikan yang belum terakreditasi dapat segera mengajukan proses akreditasi sesuai dengan persyaratan yang telah diatur dalam undang- undang,”imbuhnya.

Diketahui, sesuai dengan UU nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistim Pendidikan Nasional dan PP nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, maka seluruh sekolah diwajibkan harus terakreditasi sepenuhnya

(anr/lif)

0 Comments

Leave a Comment

five × 5 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password