Mantan Hakim MK Harjono Diperiksa KPK Terkait Kasus Akil Muchtar

Covesia.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan hakim
Mahkamah Konstitusi (MK) Harjono. Dia diperiksa sebagai saksi dalam
kasus dugaan suap kepada mantan Ketua MK Akil Mochtar terutama yang
menjerat Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Bonaran Situmeang.

Harjono mengaku ditanya penyidik untuk bercerita mengenai proses sidang
sengketa pemilihan kepala daerah (Pilkada) Tapteng di MK. Dalam proses
sidang tersebut tidak terdapat kejanggalan. “Ya, mereka (penyidik) tanya
proses persidangan. Sejauh yang saya lakukan berjalan normal, tidak ada
kejanggalan,” kata Harjono usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK,
Jakarta, Jumat (9/1/2015) sore.

Dia juga mengaku ditanya penyidik mengenai hubungannya dengan Akil
Mochtar. Apalagi berkaitan tentang pemberian hadiah atau sesuatu oleh
Akil Mochtar. “Tentang itu (hadiah) juga ditanyakan penyidik, lalu saya
jawab tidak ada,” ujarnya.

Dalam sengketa pilkada Tapteng, Harjono adalah salah satu hakim panel
bersama Ahmad Fadlil Sumadi dan Achmad Sodiki sebagai ketua. Sedangkan
Akil Mochtar tak termasuk dalam susunan hakim panel.

Bupati Tapteng non aktif ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan suap
terhadap mantan Ketua MK Akil Mochtar. Dugaan suap itu berkaitan dengan
sengketa pilkada Tapteng yang dimenangkan oleh pasangan Raja Bonaran
Situmeang dan Sukran Jamilan Tanjung berdasarkan keputusan KPUD Tapteng.
Namun keputusan itu digugat oleh pasangan calon lainnya dan ditolak
oleh MK. Sehingga Bonaran dan Sukran tetap sah sebagai pasangan bupati
dan wakil bupati terpilih.

(hat/lif)

0 Comments

Leave a Comment

eleven − five =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password