135 Warga Palestina Tewas Disiksa di Penjara Israel sejak 1967

Covesia.com – Setidaknya 135 tahanan Palestina, yang disekap di penjara-penjara
Israel, telah tewas sejak 1967 akibat penyiksaan atau penembakan dengan
peluru tajam, menurut satu laporan yang diterbitkan Pusat Pengkajian
Tahanan.

Pusat pengkajian adalah satu kelompok lokal yang bersangkutan dengan masalah tahanan Palestina di penjara Israel.

Sedangkan 72 tahanan tewas akibat penyiksaan ekstrim, 74 orang
lainnya sengaja ditembak mati dengan peluru hidup Israel setelah
penangkapan mereka, menurut laporan.

Namun, tujuh tahanan lainnya, tewas setelah diperlakukan tak manusiawi dengan kekuatan berlebihan oleh pemerintah Israel.

Laporan terakhir menunjukkan bahwa Layanan Penjara Israel telah
berusaha untuk menyingkirkan dua tahanan, diidentifikasi sebagai Bashir
Hroub dan Haitham Salhia, dengan memberikan racun pada pasta gigi Hroub
dan pada secangkir kopi untuk Salhia.

Ketua pusat itu, Rafat
Hamdona, mengatakan upaya tersebut, serta pembunuhan tahanan, adalah
bertentangan dengan Pasal 85 dari Konvensi Jenewa Keempat, yang
menyatakan bahwa kehidupan narapidana harus dilindungi.

Dia
menyerukan kepada organisasi-organisasi hak asasi manusia yang relevan,
termasuk Komite Internasional Palang Merah ICRC dan PBB, untuk campur
tangan guna memaksa Israel melindungi para tahanan.

Lebih dari 5.000 tahanan Palestina yang saat ini ditahan di penjara-penjara Israel.

(ant/lif)

0 Comments

Leave a Comment

four × three =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password