Presiden Iran Kecam Pembunuhan Atas Nama Islam

Covesia.com – Presiden Iran Hassan Rouhani mengecam “terorisme” dan kekerasan yang dilakukan atas nama Islam, setelah serangan mematikan menimpa kantor majalah satire Charlie Hebdo di Paris.

Dalam pernyataan yang dilaporkan media Iran pada Jumat (9/1/201%0, sebagaimana dilaporkan AFP, Rouhani mengatakan “kekerasan dan terorisme tidak dapat diterima terlepas apakah itu terjadi di kawasan ini, di Eropa atau di Amerika Serikat.”

“Mereka yang membunuh dan melakukan kekerasan serta tindakan ekstremisme yang tidak dapat dibenarkan atas nama jihad, agama atau Islam telah memprovokasi fobia Islam terlepas apakah mereka mengharapkannya atau tidak,” ujar Rouhani.

Pernyataan Rouhani mengacu pada serangan yang terjadi pada Rabu di Paris, ketika kelompok bersenjata membantai 12 orang, meliputi delapan jurnalis, di kantor majalah mingguan satire Charlie Hebdo.

Namun dia tidak menyebutkan secara jelas nama majalah tersebut, ketika para pelaku penyerangan berteriak “Allahu Akbar” melancarkan pembantaian dengan alasan mereka ingin membalaskan Nabi Muhammad.

Charlie Hebdo dikenal karena menyerang Islam dan telah membuat marah umat Islam dalam beberapa kali kesempatan, terutama ketika majalah tersebut menerbitkan kartun yang menggambarkan Nabi pada 2006, termasuk salah satu yang menggambarkan sorban sebagai bom.(ant/cal)

0 Comments

Leave a Comment

19 + 3 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password