Kemenhub Anulir Sanksi Dua Rute Penerbangan

Covesia.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meralat keputusannya dalam pemberian sanksi terhadap maskapai yang melakukan operasional penerbangan tanpa izin. Dua dari lima maskapai yang sanksinya dianulir itu adalah Garuda Indonesia dan TransNusa Aviation.

Kepala Pusat Komunikasi (Kapuskom) Publik Kemenhub, Julius Adravida Barata mengatakan, kedua maskapai tersebut sudah mengkonfirmasi dan memperbaiki izin operasional penerbangannya. “Dua maskapai itu sudah tak ada masalah dengan izin operasional,” kata Barata saat dikonfirmasi, Minggu (10/1/2015).

Berkaitan dengan sanksi Garuda Indonesia, lanjut Barata, maskapai tersebut telah memperbaiki izinnya. Perbaikan itu terkait rute penerbangan Makasar-Medan-Jeddah yang dikatakan melanggar karena masih menggunakan dua nomor penerbangan untuk pulang pergi.

Saat ini penerbangan rute Makasar-Medan-Jeddah dengan nomor penerbangan GA986 dan rute Jeddah-Medan-Makasar dengan nomor GA987. “Jadi, itu sudah mereka perbaiki dan tak ada masalah,” ujarnya.

Sedangkan maskapai TransNusa telah melakukan konfirmasi tentang rute penerbangan Denpasar-Labuan Bajo pulang pergi setiap harinya. Rute tersebut telah memenuhi persyaratan perizinan yang lengkap dan sah.

“Klarifikasi TransNusa telah dibenarkan Tim Audit dan Evaluasi Pelaksanaan Rute Penerbangan. Tim menemukan satu berkas perizinan jadwal penerbangan yang terpisah. Jadi, izin rute itu tetap sah,” sebut Barata.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub), Ignatius Jonan mengumumkan hasil audit dan evaluasi pelaksanaan rute penerbangan nasional yang dilakukan Inspektorat Jenderal Kemenhub. Sebanyak 61 penerbangan yang dioperasionalkan lima maskapai dinyatakan tak berizin sehingga dibekukan sementara. (hat/bim)

0 Comments

Leave a Comment

6 − two =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password