Nasib APBD Sumbar di Tangan Kemendagri

Covesia.com – Pasca dicoretnya seperempat dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumbar 2015 sebesar Rp. 1,47 triliun dari total APBD Rp. 4,1 triliun, nasib ABPD Sumbar kini berada di tangan Kemendagri.

Meskipun sudah dicoret, namun Banggar DPRD dan TAPD Pemprov Sumbar tetap memasukkan Rp. 156 miliar anggaran Bantuan Sosial dan Hibah. Jika anggaran tersebut tak disetujui, maka akan terancam selisih lebih penggunaan Anggaran (Silpa), yang tentu saja tak dapat dimanfaatkan tahun ini.

Diperkirakan dalam minggu ini keputusan Kemendagri bakal diterima, setuju atau sebaliknya. Total APBD Sumbar tahun 2015 yang disetujui DPRD dan TAPD Sumbar untuk dirasionalisasi sebesar Rp. 140 miliar.

Banggar dan TAPD memasukkan anggaran bantuan khusus kabupaten dan kota senilai Rp. 129 miliar, untuk masjid sekitar Rp. 4 miliar, dana desa Rp. 23 miliar dan bantuan berupa benda seperti alat pertanian dan lainnya.

“Selama satu minggu, evaluasi dari Kemendagri sudah dibahas. Poin evaluasi itu memang diminta untuk merasionalisasikan dan mengefisiensikan sejumlah anggaran. Walau demikian beberapa pos anggaran tetap kita ajukan meski sebelumnya sudah di evaluasi Kemendagri,” sebut Wakil Ketua DPRD Sumbar, Arkadius.

Beberapa pos anggaran yang tetap diajukan, lanjut, Arkadius, dilakukan karena melihat kebutuhan anggaran bagi daerah, dengan tetap melampirkan aturan dalam penganggaran ini.

“Evaluasi APBD dari Kemendagri ini memang sudah melewati pembahan berkali-kali. Setidaknya, dari Rp 4,17 triliun APBD Sumbar tahun 2015, sekitar Rp 244 miliar anggaran yang dihemat,” tutupnya. (dri/bim)

0 Comments

Leave a Comment

11 + five =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password