Kini, Jakarta Punya Kampung Anti Miras

Covesia.com

– Walau sudah ada peraturan tegas pelarangan menjual minuman keras (miras) di lokasi yang berdekatan dengan perumahan, sekolah, rumah sakit, terminal, stasiun, gelanggang remaja/olah raga, kaki lima, kios-kios, penginapan remaja, serta bumi perkemahan, namun saat ini masih saja terdapat sejumlah mini market dan warung-warung di Jakarta yang menjajakan miras. Menyikapi kondisi ini Gerakan Nasional Anti Miras (GeNAM) Chapter Jakarta bersama warga Lenteng Agung, Jakarta Selatan, mendirikan Kampung Anti Miras.

Ketua Umum GeNAM, Fahira Idris, melalui press rilisnya mengatakan, pendirian Kampung Anti Miras adalah strategi GeNAM untuk mempersempit peredaran miras khususnya di Jakarta. Baik Peraturan Presiden (Perpres No.74 Tahun 2013 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol) dan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag No.43/M-DAG/PER/2009 dan Permendag No 20/M-DAG/PER/4/2014 tentang Pengadaan, Pengedaran, Penjualan, dan Pengendalian Minuman Beralkohol) sudah tegas melarang miras dijual selain di hotel.

“Tetapi kenyataannya semua mini market di Jakarta itu jual miras. Kalau peraturan sudah tidak diindahkan dan aparat penegak hukum tidak aware, berarti kita, warga masyarakat yang harus bertindak,” ujar Fahira.

Menurut Fahira, Jakarta merupakan salah satu dari banyak daerah di Indonesia yang belum punya Perda Miras sehingga di kota ini peredaran miras begitu bebasnya, bahkan anak SMP sekalipun sudah bisa membeli miras. Beberapa daerah yang sudah punya Perda Miras seperti Bandung, Depok dan Balikpapan, mini market dan kios-kios di daerah tersebut tidak berani lagi menjual miras, karena ada sanksi denda hingga pidana jika melanggar.

Pendirian kampung anti miras ini adalah upaya GeNAM untuk mengajak warga Jakarta agar lebih aware bahwa saat ini miras mengintai generasi muda, sekaligus mengajak aparat penegak hukum khususnya yang ada di Lenteng Agung untuk menertibkan mini market atau warung-warung yang masih menjual miras.

“Ke depan pendirian kampung-kampung anti miras akan meluas ke seluruh wilayah Jakarta, dengan begini, wilayah pemukiman di Jakarta akan bebas dari miras. Kita juga akan galang dukungan warga Jakarta untuk mendesak Gubernur dan DPRD Jakarta untuk segera menerbitkan perda miras agar ada efek jera bagi yang melanggar,” tegas perempuan yang juga senator asal Jakarta ini. (anr/uji)

0 Comments

Leave a Comment

11 + 9 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password