Lima Tahun, Kekayaan Komjen Budi Gunawan Melonjak Drastis

Covesia.com — Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mengajukan nama Komisaris Jenderal (Komjen) Budi Gunawan sebagai calon Kapolri. Nama Budi Gunawan disebut-sebut sebagai salah satu jenderal polisi yang memiliki rekening gendut.

Meskipun masalah rekening gendut itu telah diklarifikasi oleh Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Mabes Polri Inspektur Jenderal (Irjen) Ronny F Sompie. “Dari hasil penyelidikan Bareskrim Polri, masalah itu (rekening gendut) tak terbukti. Hasilnya juga telah dilaporkan kepada PPATK,” kata Ronny kepadacovesia.combeberapa waktu lalu.

Berdasarkan Laporan Hasil Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Budi Gunawan telah dua kali melaporkan harta kekayaannya. LHKPN disampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada saat menjabat Kapolda Jambi tahun 2008 dan Kalemdik Polri tahun 2013.

Dari laporan tersebut diketahui harta kekayaan Budi melonjak tajam. Pada laporan tertanggal 19 Agustus 2008 tercatat Rp4.684.153.542, sedangkan pada laporan tertanggal 26 Juli 2008 senilai Rp22.657.379.555 dan US$ 24.000.

Harta kekayaan Budi terbanyak adalah harta tak bergerak berupa tanah dan bangunan yang nilainya berjumlah Rp21.543.934.000 (berdasarkan LHKPN pada 2013).

Tanah dan bangunan itu tersebar di sejumlah tempat di Kabupaten Subang, Bogor, Bekasi, Jakarta Selatan, Kota Bandung dan Serang. Sedangkan harta bergerak senilai Rp475.000.000 (berdasarkan LHKPN 2013). Sisanya berupa unit usaha, harta bergerak lainnya seperti logam mulia dan batu mulia serta barang-barang seni dan antik.

(hat/lif)

0 Comments

Leave a Comment

3 × 1 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password