Butuh Kesadaran Masyarakat dalam Pengembangan Potensi Wisata Kabupaten Agam

Covesia.com – Keindahan alam yang dimiliki sebagian besar wilayah Sumatera Barat, mampu memberikan potensi wisata alam yang menjadi magnet bagi wisatawan datang berkunjung ke daerah tersebut.

Wakil Bupati Agam, Irwan Fikri, menilai dibutuhkan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat untuk mengembangkan potensi yang merupakan modal utama pariwisata ini.

Hal ini disampaikannya melalui wawancara eksklusif yang dilakukan covesia.com di kediamannya Lubuak Basung Kab.Agam, Kamis (8/1/2015). Berikut petikan wawancaranya.

Apa pendapat bapak tentang potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Agam ?

“Berbicara tentang dunia pariwisata, saya tidak bicara tentang Agam saja, saya lebih cenderung berbicara tentang Sumatera Barat. Artinya, kita berbicara tentang modal yang kita miliki. Sumbar telah memiliki modal dasar dari pariwisata tersebut yakni keindahan alam dan ini tidak ada tandingannya, begitu juga Kabupaten Agam.”

Apa yang menjadi kendala dalam mengembangkan potensi pariwisata diKabupatenAgam?

“Kurangnya kepedulian masyarakat untuk memberikan rasa nyaman kepada wisatawan. Contohnya, masih maraknya masyarakat melakukan pungli (Pungutan liar) terhadap wisatawan terutama wisatawan asing. Kadang-kadang mau masuk ke sebuah objek wisata ada 4-5 lapis orang memungut biaya masuk. Ketika berbelanja makanannya yang standarnya mungkin seharga Rp10.000, mereka jual Rp50.000, ini membuat wisatawan tidak nyaman.”

Bagaimana pengembangan infrastruktur objek wisata, apakah tidak mengalami kendala?

“Saya kira berbicara tentang infrastruktur tidak ada yang terlalu sulit lah. Untuk memfasilitasi jalan ke tempat pariwisata atau membuat tempat pariwisata itu menjadi tempat yang indah sehingga wisatawan nyaman berada disana, saya kira ini bukan hal yang terlalu sulit. Pemerintah daerah baik itu provinsi maupun Pemkab Agam terus berusaha memperbaiki infrastuktur dan sejauh ini kita tak mengalami kendala apapun.”

Melihat potensi yangKabupatenAgam miliki dan permasalahan yang ada, sebenarnya apa yang masih perlu diperbaiki untuk memajukan wisata tersebut?

“Agam memiliki danau Maninjau, Embun Pagi dan Puncak Lawang. Itu berdasarkan pengalaman saya banyak menuai pujian dari tamu baik wisatawan domestik maupun luar negeri mengenai keindahannya. Ini sudah jadi modal besar, dan yang perlu diperbaiki untuk mengembangkan potensi wisata ini adalam masalah SDM (Sumber Daya Manusia).

Apa langkah bapak dalam mengatasi permasalahan SDM ini?

“Tahap awal kita harus memberikan pemahamam kepada masyarakat bahwa pariwisata ini merupakan sumber modal terbesar dalam mensejahterakan mereka. Nah, ketika masyarakat kita menyadari hal ini, tentu mereka akan menjaganya dengan baik, bagaimana mengelola pariwisata itu dengan baik, bagaimana memahami bahwa turis yang datang adalah tamu yang harus dijaga dengan baik, disenangkan, dinyamankan, sehingga mereka akan bertamu lagi ke tempat kita.

Apa harapan bapak untuk kemajuan wisata di Kabupaten Agam ini kedepannya?

“Saya berharap masyarakat mampu memahami tentang potensi pariwisata ini sehingga ini bisa kita jadikan ikon Sumatera Barat, ikon Kab.Agam. Saya himbau semua pihak untuk berperan dalam memajukan wisata di Agam dan Sumbar, sehingga wisatawan bisa merasa nyaman untuk datang ke daerah kita.” (uji/utr)

0 Comments

Leave a Comment

eleven − 3 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password