Komisi V Kecewa Menhub Tak Hadiri Rapat Kerja DPR

Covesia.com – Anggota Komisi V DPR Muhidin menyayangkan sikap Menteri Perhubungan Ignasius Jonan yang tidak menghadiri rapat kerja DPR terkait jatuhnya pesawat AirAsia QZ 8501. Menurutnya Jonan mengenyampingkan kepentingan para korban pesawat naas tersebut.

Politisi partai Golkar ini menyampaikan kekecewaan ini karena Menhub Jonan memiliki peranan penting untuk menjelaskan persoalan tersebut mengingat sejumlah pemangku kepentingan hadir, seperti dari Badan SAR Nasional, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), maskapai AirAsia, Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Airnav Indonesia), Koordinator Slot Indonesia (IDSC) dan lainnya.

“Saya ingin sampaikan kalau Basarnas dan KNKT sudah bekerja maksimal, harusnya kita malu. Seharusnya Menhub hadir saat ini untuk memberikan penjelasan agar lebih komprehensif. Saya tidak marah kepada menteri tapi masyarakat butuh informasi dari dia,” kata pada rapat kerja DPR, Selasa (13/1/2015).

Muhidin menambahkan pihaknya juga menyayangkan Menhub Jonan tidak muncul ketika awal-awal terjadi kecelakaan pesawat AirAsia, namun justru menimbulkan polemik baru terkait aksi memarahi direktur AirAsia dan penaikkan tarif batas bawah menjadi 40 persen yang dinilai untuk meningkatkan keselamatan.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi V Ridwan Bae menilai Menhub Jonan tidak mengerti hirarki perundang-undangan, dimana seharusnya sebagai regulator menghadiri panggilan DPR RI. Sedangkan, menyangkut proses evakuasi atau kemanusian lainnya itu, sudah ditangani oleh pihak-pihak terkait.

“Saya tidak mengerti mengapa menteri ini tidak hadir, tidak tahu atau apa yang mengundangnya itu badan legislatif,” katanya.

Ridwan mengatakan jika ke depannya menteri kembali absen dari undangan raker Komisi V DPR, pihaknya akan melaporkannya kepada Presiden Joko Widodo.(ant/utr)

0 Comments

Leave a Comment

18 + 3 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password