Ini Pelanggaran Pidana yang Dilakukan Komjen Budi Gunawan

Covesia.com – Hampir lebih dari setengah tahun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelidiki rekening gendut calon tunggal Kapolri Komjen Polisi Budi Gunawan, akhirnya, Selasa (13/1) Komjen Pol Budi Gunawan resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Budi tersandung kasus dugaan rekening tidak wajar penerimaan hadiah atau janji (gratifikasi).

Ketua KPK Abraham Samad, menyebutkan bahwa KPK menemukan lebih dari dua alat bukti, setelah menaikkan kasus penyelidikan pada Senin kemarin dalam forum ekspouse, akhirnya diputuskan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai tersangka.

KPK menjerat calon tunggal yang dipilih Jokowi tersebut dengan Pasal 12 huruf a atau huruf b, Pasal 5 ayat 2 Pasal 11 atau 12 B UU Nomor 31/1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

Sebelumnya, Komjen Pol Budi Gunawan yang dipilih Jokowi berdasarkan surat rekomendasi calon tunggal Kapolri pengganti Sutarman yang ditandatangani Presiden Joko Widodo beredar di masyarakat.

Surat bernomor R-01/Pres/01/2015 itu ditandangani oleh Presiden Jokowi pada 9 Januari lalu dan sudah disampaikan kepada DPR santer dibicarakan terkait rekening gendut yang dimiliki.

Bahkan, Proses persetujuan calon Kepala Kepolisian RI Budi Gunawan bakal diputuskan pada rapat Pleno Komisi III DPR RI, hari ini, termasuk rencana kunjungan Komisi III DPR RI ke kediaman Budi Gunawan dalam rangkaian proses tersebut.

Proses ini terbilang cepat agar pada 15 Januari mendatang sudah didapatkan Kapolri baru.

“Kami pleno pada pukul 14.00 WIB hari ini untuk menentukan apakah bisa disetujui agenda uji kelayakan dan kepatutan mulai hari ini,” kata Ketua Komisi III Aziz Syamsuddin di Gedung Nusantara III, Jakarta

(aan/lif)

0 Comments

Leave a Comment

sixteen + eleven =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password