Kompolnas: Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah

Covesia.com -Ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Tedjo Edhi Purdijatno, yang diketahui merekomendasikan Komjen (Pol) Budi Gunawan kepada Presiden Jokowi menjadi Kapolri menggantikan Sutarman, berharap kepada seluruh pihak untuk dapat mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Hal itu sebagai respon dengan ditetapkannya calon tunggal Kapolri itu sebagai tersangka oleh KPK, Selasa (13/1/2015).

“Ada asa praduga tak bersalah, selama belum terbukti, kita belum bisa menjugdge seseorang. Kalau ada bukti sampaikan ke presiden, kalau katanya, katanya itu bukan dasar,”sebut, Tedjo, di kantor kepresidenan.

Penunjukkan KomjenPol Budi Gunawan, lanjut Tedjo yang juga menjabat sebagai menteri koordinator politik, hukum, dan keamanan (menko polhukam) , sudah ditetapkan Jokowi berdasarkan pertimbangan dari Kompolnas. Soal dilibatkan KPK atau tidak, Tedjo menegaskan tidak ada undang-undang yang mengatur hal tersebut.

Sebelumnya, Komjen Pol Budi Gunawan yang dipilih Jokowi berdasarkan surat rekomendasi calon tunggal Kapolri pengganti Sutarman yang ditandatangani Presiden Joko Widodo beredar di masyarakat. Surat bernomor R-01/Pres/01/2015 itu ditandangani oleh Presiden Jokowi pada 9 Januari lalu dan sudah disampaikan kepada DPR santer dibicarakan terkait rekening gendut yang dimiliki.

Bahkan, Proses persetujuan calon Kepala Kepolisian RI Budi Gunawan bakal diputuskan pada rapat Pleno Komisi III DPR RI, hari ini, termasuk rencana kunjungan Komisi III DPR RI ke kediaman Budi Gunawan dalam rangkaian proses tersebut.

Namun, KPK menjerat calon tunggal yang dipilih Jokowi tersebut dengan Pasal 12 huruf a atau huruf b, Pasal 5 ayat 2 Pasal 11 atau 12 B UU Nomor 31/1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

(aan/lif)

0 Comments

Leave a Comment

4 × three =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password