Budi Gunawan: Harta Saya Sah dan Bisa Dipertanggungjawabkan

Covesia.com – Calon Kepala Kepolisian (Kapolri) RI Komjen Pol Budi Gunawan membantah dugaan rekening gendut yang disinyalir karena adanya sejumlah transaksi yang mencurigakan.

Budi menyatakan bahwa hartanya diperoleh secara sah dan bisa dipertanggungjawabkan.

“Seluruh harta saya diperoleh secara sah dan bisa dipertanggungjawabkan, tidak ada niat saya untuk merekayasa apa yang saya miliki,” tegas Budi di Ruang Komisi III DPR RI, Rabu (14/01/2015)

Hal tersebut diungkapkan Budi saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI. Budi mengaku telah melaporkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) sebanyak dua kali, yaitu pada 2008 dan 2013 ke KPK sebagai bentuk pertanggungjawaban penyelenggara negara. Menurutnya, LHKPN yang dilaporkannya pada 19 Agustus 2008 ada beberapa barang dan benda yang surat kepemilikannya belum selesai.

“Surat kepemilikan belum selesai karena dari LHKPN ada mutasi, penambahan atau pengurangan aset,” jelasnya.

Budi menjelaskan pada pelaporan LHKPN kedua, 3 Juni 2013, ada peningkatan harta kekayaan karena adanya Nilai Jual Objek Pajak yang meningkat dan beberapa barang telah dilengkapi surat kepemilikan dan diduga hal tersebut yang menyebabkan nilai harta kekayaannya dalam LHKPN pada 2013 meningkat, namun dia tidak menjelaskan jumlah harta kekayaannya pada 2008 dan 2013.

“Maka nilai yang saya laporkan pada 2013 mengalami peningkatan. Di samping itu, saya juga melaporkan LHKPN yang 2008 belum sempat dicantumkan karena masih dalam proses kelengkapan dan pada LHKPN 2013 sudah bisa dimasukan atas perubahan sebelumnya,” imbuhnya. (ant/peb)

0 Comments

Leave a Comment

5 × 3 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password