Kamis Pagi, Rupiah Bergerak Melemah

Covesia.com – Nilai tukar rupiah melemah dari Rp 12.850 per USD menjadi Rp 12.600 per USD, Kamis pagi (15/01/2015). Dari angka tersebut, rupiah mengalami penurunan nilai tukar sebesar 20 poin.

“Rupiah pagi ini bergerak melemah namun masih berpeluang untuk menguat. Siang ini ditunggu hasil rapat dewan gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang diperkirakan mempertahankan tingkat suku bunga acuan (BI rate) di level 7,75 persen,” kata Ekonom, Samuel Sekuritas Rangga Cipta, Kamis (15/01/2015).

Ia menambahkan bahwa potensi mata uang domestik itu seiring dengan rencana pemangkasan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium, diperkirakan memberikan sentimen positif terhadap rupiah.

Menurunnya angka penjualan ritel Amerika Serikat juga bisa memberi alasan bagi pelaku pasar untuk melepas dolar AS sehingga dapat bergerak turun.

Sementara itu, Pengamat pasar uang dari Bank Himpunan Saudara, Rully Nova mengatakan bahwa harga minyak dunia dan komoditas yang masih dalam kecenderungan menurun masih menjadi salah satu sentimen negatif bagi mata uang rupiah terhadap dolar AS.

Rully mengungkapkan bahwa pelaku pasar khawatir terhadap perbaikan defisit neraca perdagangan dan transaksi berjalan Indonesia akan terhambat dikarenakan ekspor Indonesia masih didominasi oleh hasil komoditas.

“Karena menurunnya harga komoditas akan berpengaruh negatif bagi kinerja ekspor Indonesia,” ujarnya.

Di sisi lain, pelaku pasar uang juga sedang menanti kebijakan Bank Indonesia yang membahas tingkat suku bunga acuan (BI rate) yang sedianya akan diumumkan pada Kamis (15/01/2015). (ant/peb)

0 Comments

Leave a Comment

eight − 2 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password