Jokowi Dinilai Telah Keliru Ajukan Budi Gunawan

Covesia.com – Pakar Hukum Universitas Gajah Mada (UGM), Muzzakir menilai Pengangkatan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri sudah keliru sejak awal.

“Dipilihnya Komjen Budi Gunawan sebagai calon kapolri oleh Presiden Joko Widodo sudah keliru sejak awal, karena Jokowi tidak melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan PPATK,” kata Muzakir kepada Covesia, Kamis (15/01/2015).

Menurut Muzakir, Keputusan Jokowi dalam merekomendasikan Komjen Budi Gunawan sebagai calon Kapolri sudah salah sejak awal dikarenakan sebenarnya Jokowi sudah tahu bahwa Komjen Budi Gunawan memiliki catatan-catatan tidak baik, namun tetap saja mengirimkan nama Komjen Budi Gunawan sebagai calon Kapolri kepada DPR.

“Sebenarnya masih banyak jendral-jendral lain yang bagus untuk memimpin Bhayangkara di negeri ini,” ujarnya.

Sebelumnya, Komjen Pol Budi Gunawan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan rekening gendut pada Selasa (12/01/2015). KPK menjerat calon tunggal yang diajukan Jokowi tersebut dengan Pasal 12 huruf a atau huruf b, Pasal 5 ayat 2 Pasal 11 atau 12 B UU Nomor 31/1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana. (fda/peb)

0 Comments

Leave a Comment

3 × one =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password