Komnas HAM: Eksekusi Mati Menjauhkan dari Upaya Perlindungan HAM

Covesia.com– Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Hafid Abbas memandang rencana eksekusi mati menjauhkan dari upaya penghormatan dan perlindungan hak asasi manusia.

“Komnas HAM mengingatkan hak hidup adalah hak yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun (non-derogable rights) serta bahwa proses hukum Indonesia masih jauh dari kompeten dan adil,” ujar Hafid dalam keterangan pers yang diterima covesia.com di Jakarta, Kamis (15/1/2015)

Sehubungan dengan itu, tambah Hafid, Komnas HAM menyerukan dilakukannya moratorium eksekusi hukuman mati sambil bertahap melakukan upaya penghapusan hukuman mati di Indonesia.

Seperti diberitakan, Kejaksaan Agung (Kejagung) akan mengeksekusi mati terhadap enam terpidana kasus narkotika pada tanggal 18 Januari 2015.

Jaksa Agung HM Prasetyo berharap bagi mereka yang belum setuju dengan eksekusi mati ini diharapkan bisa memaklumi. Hal ini dilakukan semata-mata untuk menyelamatkan generasi bangsa dari cengkraman narkotika.

“Penerapan hukuman mati ini diharapkan akan membawa dampak bagi mereka para bandar narkokita bisa jera,” kata Jaksa Agung. (jon/bim)

0 Comments

Leave a Comment

2 + one =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password