Marwan: Ternyata Desa Masih Kurang Diperhatikan

Covesia.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Marwan Jafar menyebut bahwa kondisi masyarakat miskin di pedesaan, ternyata masih kurang mendapat perhatian. Ironisnya lagi, data-data penduduk miskin yang layak mendapatkan bantuan dari negara tidak sesuai peruntukannya. Sehingga, tidak aneh apabila hanya sedikit penduduk desa yang miskin mendapatkan perhatian dari pemerintah.

“Sangat ironis. Saya sangat sedih ketika mendapat keluhan dan juga melihat langsung kondisi masyarakat desa yang ternyata tidak terdata namanya sebagai penerima bantuan alokasi dana desa dari pemerintah setempat,” ujarnya, dalam Press Rilis yang diterima covesia.com, Jumat (16/1).

Menurutnya, desa memang sangat perlu diberikan motivasi untuk membangun ekonomi dan lainnya, sehingga, data penduduk atau jumah desa sangat diperlukan. Itulah alasan kenapa harus ada kementerian sendiri yang khusus menangani persoalan di desa, yang oleh Presiden Jokowi dinamai Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

Dijelaskan, data Badan Pusat Statistik (BPS) untuk mengukur angka kemiskinan berbeda-beda di setiap kementerian. Sehingga pihaknya kebingungan merujuk angka yang semestinya diterapkan. “Sampai kami molor, karena data masing-masing kementerian beda-beda. Kita mau pakai yang mana,” katanya.

Marwan berharap, BPS melakukan pendataan ulang jumlah penduduk miskin di perdesaan. Dan juga jumlah desa kategori miskin atau tidak mampu yang sebelumnya ditangani oleh Kemendagri. Sehingga, Kementerian Desa bisa menjalankan program prioritas. Termasuk kawasan perbatasan.

(aan/zik)

0 Comments

Leave a Comment

15 − eleven =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password