Kekayaan Relatif Meningkat, Badroddin Haiti Rajin Lapor ke LHKPN

Covesia.com – Jenderal Sutarman resmi diberhentikan dari jabatannya sebagap Kapolri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jumat (16/1/2015). Meskipun demikian, Presiden Jokowi tak langsung mengangkat Komisaris Jenderal (Komjen) Budi Gunawan sebagai Kapolri yang ditunjuk dan juga disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam sidang paripurna, Kamis (15/1/2015). Malahan pengangkatan Budi Gunawan ditunda lantaran harus berhadapan dengan masalah hukum.

Selanjutnya, Presiden Jokowi mengangkat Komjen Badroddin Haiti sebagai pelaksana tugas (Plt) Kapolri guna mengisi kekosongan pimpinan di institusi Polri. Meskipun sempat disorot sebagai salah seorang jenderal memiliki rekening gendut, ternyata Badroddin termasuk rajin menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

“Benar, yang bersangkutan (Komjen Badroddin Haiti) termasuk rutin dan telah beberapa kali melaporkan harta kekayaannya dengan memperbaharui LHKPN sebagai penyelenggara negara,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha, Sabtu (17/1/2015)

Berdasarkan laporan LHKPN yang diterima KPK, Badroddin telah menyerahkan LHKPN sejak menjabat Kapolresta Medan 2001. Pertama kali Badroddin menyerahkan LHKPN pada 31 Mei 2001. Saat itu total kekayaannya senilai Rp1.187.000 dan US$4.000. Setelah itu, Badroddin memperbaharui laporan harta kekayaannya pada 24 Maret 2008 dengan jabatan sebagai Kapolda Sulawesi Tengah. Jumlah harta kekayaannya meningkat menjadi Rp2.090.126.258 dan US$4.000.

Lalu, Badroddin kembali memperbaharui LHKPN pada 1 Juli 2010. Kala itu dia menjabat Kepala Divisi Pembinaan Hukum (Kadiv Binkum) Mabes Polri. Lagi-lagi harta kekayaannya meningkat menjadi Rp4.723.714.226 dan US$4.000. Harta kekayaan Badroddin terus melonjak saat dilaporkan pada 10 Oktober 2012. Saat itu nilainya berjumlah Rp5.826.509.993 dan US$4.000 dan dia menduduki jabatan Asisten Operasi (Asops) Kapolri.

Karir Badroddin pun makin cemerlang. Dia diangkap menjadi Kepala Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Mabes Polri. Pangkatnya juga naik dari Inspektur Jenderal (Irjen) menjadi Komjen. Atas jabatan itu, Badroddin kembali memperbaharui LHKPN dan melaporkannya pada 21 Oktober 2013. Harta yang dilaporkannya senilai Rp8.517.056.044 dan US$4.000.

Terakhir, Badroddin menyerahkan LHKPN pada 2 Mei 2014 saat menjabat sebagai Wakapolri. Harta kekayaannya malah berkurang meskipun tak signifikan menjadi Rp8.290.211 dan US$4.000.

(hat/zik)

0 Comments

Leave a Comment

fifteen − fourteen =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password