Ganti Unsur Pimpinan, Upaya Presiden Menata Polri

Covesia.com – Pergantian pimpinan di institusi Polri adalah hal yang lumrah dan tidak harus disikapi dengan nuansa politis. Sebab, pergantian pimpinan tentunya sesuai dengan kebutuhan institusi atau lembaga dan tentunya sebagai upaya regenerasi.

Direktur Eksekutif Point Indonesia, Karel Susetyo menilai, pergantian pimpinan Polri sebagai upaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedang menata ulang Polri. Keputusan Presiden Jokowi yang mencalonkan Komisaris Jenderal (Komjen) Budi Gunawan sebagai Kapolri untuk menggantikan Jenderal Sutarman menimbulkan pertanyaan. Padahal Sutarman baru akan pensiun pada Oktober mendatang.

“Jawabnya sederhana, setiap presiden memiliki visi dan misi pembangunannya sendiri. Untuk itu, dibutuhkan tim yang berasal dari lingkaran terdekatnya. Tim ini juga harus solid, kompak dan loyal terhadap presiden,” kata Karel kepada covesia.com di Jakarta, Sabtu (17/1/2015).

Dia mencontohkan, pada pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pergantian Kapolri dari Dai Bachtiar kepada Sutanto. Saat itu, masa pensiunan Dai masih panjang hingga 2,5 tahun. Sedangkan SBY memilih Sutanto sebagai Kapolri yang karibnya dan sama-sama alumni Akabri angkatan 73. Sedangkan, Dai adalah Kapolri yang ditunjuk Presiden Megawati ketika itu. Tentunya tak ada yang salah dengan SBY. Begitu juga kebijakan yang diambil oleh Presiden Jokowi terhadap Polri saat ini.

“Soal isu politisasi Polri oleh Jokowi, saya rasa itu tidak pas. Karena Polri berada langsung di bawah Presiden yang berhak untuk menentukan personil mana yang pas dalam menempati posisi di pucuk pimpinan Polri,” jelasnya.

Karel menuturkan, masyarakat tak perlu heran apabila nantinya akan ada pergerakan mutasi di pucuk pimpinan Polri. Mutasi itu sesuatu yang wajar sebagai tour of duty dan kebutuhan dari Presiden. “Pergeseran (mutasi) ini kan yang terjadi di TNI, kementerian atau BUMN. Jadi, jangan dilihat sebagai bentuk politisasi nantinya. Mutasi itu adalah kebutuhan organisasi, tentunya dalam rangka penyesuaian dengan visi misi Presiden,” tutupnya.

(Baca juga: Pecat Sutarman, Presiden Dianggap Langkahi UU..)

(hat/zik)

0 Comments

Leave a Comment

five × two =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password