Polisi Akan Ambil Sampel DNA Keluarga

Jakarta – Kepolisian akan mengambil sampel DNA dari dua WNI yang dimutilasi di Hongkong untuk kepentingan identifikasi.

Karo Penmas Divhumas Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar di Jakarta,Rabu (5/11/2014) mengatakan kepolisian dari Polda Jawa Tengah sedang menuju ke Cilacap, Jawa Tengah untuk mendapatkan sampel DNA keluarga Sumarti Ningsih. Sedangkan tim lainnya menuju ke Muna,Sulawesi Tenggara guna memperoleh sampel DNA keluarga Seneng Mujiasih.

“Kita membantu dalam mendapatkan data ante mortem keluarga kedua korban,” katanya.

Kepolisian menargetkan sampel DNA kedua keluarga korban bisa didapatkan maksimal Jumat (7/11/2014) sehingga selanjutnya langsung bisa dikirimkan ke Hong Kong.

Sumarti Ningsih dan Seneng Mujiasih alias Jesse Lorena menjadi korban pembunuhan sadis yang dilakukan oleh seorang bankir asal Inggris, Rurik George Caton Jutting (29).

Jenazah Sumarti Ningsih ditemukan dengan kondisi terpotong-potong dalam sebuah koper di balkon lantai 31 apartemen milik Rurik Jutting di Distrik Wan Chai, Hongkong, Sabtu (1/11). Sementara jasad rekannya, Seneng Mujiasih alias Jesse Lorena ditemukan di ruang tamu apartemen tersebut. (ant/ary)

0 Comments

Leave a Comment

5 × three =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password