Polisi Lakukan Pemeriksaan Digital Forensik

Jakarta – Penyidik Cyber Crime Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya masih melakukan pemeriksaan digital forensik barang bukti milik tersangka terduga melakukan perbuatan tidak menyenangkan, pemerasaan dan pencucian uang melalui akun Twitter @Triomacan2000.

“Saat ini sedang berlangsung pemeriksaan digital forensik, cepat atau lambat pemeriksaan ini tergantung besaran data yang dimiliki tersangka,” kata Kepala Subdit Cyber Crime Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Hilarius Duha kepada ANTARA yang dikutip Covesia.com, Jum’at (07/11/2014).

Hilarius mengatakan penyidik memiliki keterbatasan alat sehingga waktu yang diperlukan untuk memeriksa menjadi tidak bisa dipastikan.

“Kami keterbatasan alat kloning data, untuk data dua terabyte membutuhkan waktu sampai dua hari untuk kloning saja, itu belum termasuk proses pemeriksaan yang bisa berhari-hari lamanya,”

Dalam kasus @Triomacan2000, fakta yang telusuri berdasarkan pemeriksaan digital berupa data rekam ketik di komputer, laptop, dan ponsel milik tersangka.

“Tersangka bisa saja berbohong, tapi jika sudah dibuktikan melalui pemeriksaan digital forensik maka tersangka tidak akan bisa mengelak karena rekam ketik dan catatan-catatan sebelumnya akan terlihat,” kata Hilarius.

Hilarius mengatakan kemungkinan adanya tersangka atau fakta baru akan terungkap jika pemeriksaan digital forensik telah rampung.

“Bahkan jika ada tindak pidana lain juga bisa kelihatan dari pemeriksaan itu,” katanya (ant/lif)

0 Comments

Leave a Comment

7 + 13 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password