Boko Haram Kuasai Lima Kabupaten di Nigeria Utara

Abuja – Gerilyawan Boko Haram merebut
setidaknya lima daerah tingkat dua di negara bagian Adamawa, Nigeria
timur laut, menyerukan penambahan pasukan untuk menghentikan gerak maju
kelompok itu. “Saya dapat mengatakan mengenai seluruh
distrik saya. Lima pemerintah lokal telah direbut,” kata Gubernur Bala
Ngilari kepada wartawan ketika mengunjungi ibu kota Abuja, Jumat (7/11/2014).

“Kami memerlukan bantuan. Kami perlu menggerakkan pasukan untuk
mengamankan negara,” katanya. “Ada satu tantangan besar.” Nigeria
memberlakukan keadaan darurat di negara-negara bagian Yobe, Borno dan
Adamawa Mei tahun lalu tetapi banyak yang yakin bahwa Adamawa termasuk
yang harus dipertahankan. Aksi kekerasan di Adamawa relatif harus dipertahankan dibanding dengan Borno dan Yobe lebih jauh di utara.

Tetapi Boko Haram sejak itu merebut daerah-daerah penting negara
bagian itu, yang menegaskan beratnya krisis yang dihadapi Nigeria,
dengan gerilyawan nampaknya bergerak maju degan menghadapai perlawanan
ringan selatan pangkalan mereka di Borno. Penduduk di Mubi,
daerah distrik kampung halaman gubernur itu mengemukakan kepada AFP
kelompok garis keraa itu mengubah nama kota itu menjadi Madinatul Islam
atau “Kota Islam” dalam bahasa Arab.

Sementara menyerukan
penambahan pasukan segera, Ngilari juga menegaskan kembali perlunya
strategi “kekuatan lunak” untuk mengakhiri perang tanpa menggunakan
kekuatan senjata, termasuk mendekat tentara Boko Haram. “Mereka tinggal bersama kita. Mereka bukan dari planet Mars. Mereka
adalah bagian dari masyarakat,” katanya mengidentifikasi pengangguran
yang tinggi di wilayah timur laut yang miskin sebagai satu faktor
penting dalam radikalisasi.

Boko Haram, yang ingin
membentuk negara Islam di wilayah timur laut Nigeeia, kini diperkirakan
menguasai setidaknya 14 kota di Yobe, Borno dan Adamawa. Seruan pemerintah bagi penambahan pasukan tampaknya bertentangan dengan
pemerintah federal yang mengklaim kemungkinan gencatan senjata. Banyak yang ragu tentang pengumuman pemerintah 17 Oktober tentang
gencatan senjata dengan kelompok Islam itu dan aksi kekerasan masih
berlanjut. (ant/cal)

0 Comments

Leave a Comment

three × 3 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password